Hati-hati, Kerusakan Bearing Roda Mobil Sering Tidak Terasa

Hati-hati, Kerusakan Bearing Roda Mobil Sering Tidak Terasa

Thu, 23 - July - 2020read

Ketika terdengar suara berisik dari kaki-kaki saat mobil sedang melaju, jangan sepelekan begitu saja. Bisa jadi, tanpa disadari, bearing roda mobil mulai rusak.

Bearing roda mobil merupakan bantalan yang menjadi dudukan poros as roda. Keberadaannya berguna untuk mendukung putaran poros roda. Jadi, bearing harus dalam kondisi optimal agar manuver dan pengendalian kendaraan selalu maksimal.

Akan tetapi, kerusakan bearing roda sering tidak disadari. Maklum saja, indikasinya sulit dibedakan dengan hal lain seperti suara berisik dari ban. Inilah yang membuatnya kerap terlupakan.

Padahal, bahaya sekali jika bearing roda mobil tidak berfungsi maksimal. Paling sederhana akan terasa getaran-getaran yang mengganggu. 

Kalau bearing roda rusak, maka akan muncul suara kasar pada kaki-kaki roda. Suara berisik tersebut bakal semakin keras ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata. Suaranya bahkan bisa muncul meski mobil hanya melaju pelan. Bayangkan jika kendaraan dipacu dalam kecepatan tinggi. Pasti makin nyaring.

Bukan hanya suara yang mengganggu, bearing roda yang rusak akan berpengaruh terhadap stabilitas kendaraan. Mobil lebih susah dikendalikan.

Hal itu dimungkinkan karena putaran poros roda mobil sudah tidak presisi di tengah lagi. Pada akhirnya, kondisi itu berbahaya bagi pengendalian kendaraan. Kalau kerusakannya parah, mobil akan susah dikendalikan. 

Oleh karena itu, pengemudi harus peka terhadap tanda-tanda kerusakan bearing roda mobil. Ketika muncul suara berisik saat berkendara, inspeksi lanjutan perlu dilakukan. 

CARA MENGECEK

Cobalah mengendarai mobil di permukaan jalan yang berbeda. Kalau suara berisik tetap konstan, maka berarti ada masalah di bearing roda. Namun, jika suaranya berubah-ubah, bisa jadi itu adalah suara yang muncul dari ban.

Dengarkan pula suara saat mobil sedang berbelok. Akan ada suara berisik kalau bearing roda rusak. Misalnya ketika belok kanan bakal ada suara mengganggu dari roda kiri depan. Itu menandakan bearing roda kiri rusak. Suara yang muncul merupakan akibat dari beban yang ditahan bearing roda kiri lebih besar saat mobil berbelok ke kanan.

Anda dapat juga sedikit menaikkan tekanan ban. Jika suaranya berubah, maka bearing roda mobil dalam kondisi baik. Namun, jika tetap saja muncul suara mengganggu, berarti ada kerusakan di bearing roda.

Jika bearing roda memang sudah rusak, disarankan untuk segera mengganti dengan yang baru. Ini penting sebagai antisipasi. Daripada mobil tidak bisa diajak bermanuver dengan baik ketika dipakai dalam perjalanan, nanti lebih merepotkan.

ANTISIPASI KERUSAKAN

Sama seperti komponen kendaraan lain, bearing roda mobil memang bisa rusak. Namun, agar lebih awet, ada sejumlah hal yang dapat dilakukan.

Pertama ialah menghindari lubang saat sedang berkendara. Jangan pula melintasi permukaan jalan tidak rata dengan kecepatan tinggi. Kalau nekat melakukannya, bearing roda akan menerima beban kejut yang tinggi. Jika terus-menerus terjadi, lama-kelamaan bearing roda akan rusak.

Hindari pula melewati genangan air yang tinggi. Bearing roda bisa ikut terendam. Kalau itu dialami, potensi muncul karat sangat besar. Hal itu akhirnya bisa merusak bearing roda. Oleh karenanya, jangan biarkan air merendam bagian mobil hingga setinggi poros tengah ban.

Pastikan juga untuk membawa beban sesuai kapasitas kendaraan. Jangan sampai kelebihan beban karena pada akhirnya akan memicu kerusakan bearing roda. 

Lakukan semua itu, maka niscaya bearing roda lebih awet. Berkendara pun tetap akan aman dan nyaman.