Pahami Tingkat Kegelapan Bagian Kaca Mobil yang Tepat

Pahami Tingkat Kegelapan Bagian Kaca Mobil yang Tepat

Mon, 05 - November - 2018read

Kaca film sangat dibutuhkan bagi mobil, apalagi yang berada di daerah tropis seperti Indonesia. Penggunaannya akan membantu mengurangi tingkat cahaya yang masuk. Namun, jangan sembarangan memasangnya. Level kegelapan yang tepat sangat penting bagi kenyamanan dan keselamatan.

Fungsi kaca film memang krusial. Produk yang sering disebut window film ini dipasang untuk menangkis sinar matahari. Dengan demikian, panas di dalam kendaraan bisa berkurang.

Selain itu, kaca film berperan penting bagi keamanan dan privasi. Memasangnya membuat kaca lebih gelap sehingga kondisi bagian dalam mobil tidak terlihat gamblang dari luar. Ini berguna untuk perlindungan diri dan kenyamanan.

Oleh karena itu, memasangnya di setiap bagian kaca mobil sangat diperlukan. Namun, jangan asal pasang. Pertimbangkan pula tingkat kegelapan window film. Sebab, selain demi keamanan berkendara, ada pula aturan yang perlu dipatuhi.

Pemerintah memberi rekomendasi tingkat kegelapan kaca film dalam Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 439/U/Phb-76 tentang Penggunaan Kaca pada Kendaraan Bermotor. Di dalamnya dijelaskan sejumlah faktor mulai dari keharusan kaca mobil bisa tembus pandang dari dua arah, tidak menghalangi penglihatan penghuni kabin ke daerah luar mobil, hingga pembolehan kaca dilapisi bahan berwarna asal dapat menembus cahaya dengan persentase tidak kurang dari 70 persen.

Masih ada detail lagi yang direkomendasikan dalam SK tersebut. Semua perlu diperhatikan agar kaca film sesuai aturan dan mendukung kenyamanan dan keselamatan berkendara.

KACA DEPAN

Bagian kaca depan tetap boleh dipasangi kaca film. Idealnya tingkat kegelapannya mencapai 20 persen. Namun, aturan memperbolehkan ditambah hingga 40 persen. Setelah level tersebut sebaiknya dihindari.

Dengan kegelapan 40 persen, window film mampu menahan sinar matahari pada siang hari. Mengemudi akan terasa nyaman karena rasa silau berkurang. Sedangkan pada malam hari, kaca film 40 persen dapat mengurangi paparan sinar lampu mobil dari arah berlawanan.

Akan tetapi, jika sering melewati jalanan gelap dengan kondisi buruk, disarankan untuk memilih kaca film 20 persen. Pasalnya, penglihatan pada malam hari bakal lebih tajam.

KACA SAMPING

Kaca samping bisa dipasangi window film. Tingkat kegelapan yang disarankan adalah 60 persen. Di level tersebut, kaca film akan membantu kabin terasa teduh pada siang hari. Sedangkan pada malam hari, pantulan dari sinar lampu mobil dari belakang tidak akan mengganggu pengemudi. Pantulannya di spion tidak menyilaukan.

Namun, ada perlakuan khusus di kaca samping kiri kanan pengemudi. Disarankan untuk menambahkan tingkat kegelapan 20 persen dibanding kaca depan. Misal kalau kaca depan 20 persen, maka kaca samping pengemudi 40 persen.

Hal itu dikarenakan agar mata pengemudi tidak terlalu “kaget” sesudah melihat kaca depan. Karena level kegelapan tidak terlalu berbeda jauh, mata bisa beradaptasi dengan mudah ketika melihat spion. Dengan itu, ketajaman penglihatan tetap terjaga.

KACA BELAKANG

Tingkat kegelapan kaca film bagian belakang yang disarankan maksimal 60 persen. Level itu akan membuat pantulan sinar dari belakang seperti lampu mobil pada malam hari akan berkurang.

Namun, memasang window film di kisaran 20 hingga 40 persen tetap diperbolehkan dengan catatan kaca spion tengah sudah dilengkapi rayben mode. Jika belum, tingkat kegelapan yang direkomendasi tetap 60 persen.