Cari Tahu Ketebalan Minimal Alur Ban Mobil Supaya Perjalanan Aman

Cari Tahu Ketebalan Minimal Alur Ban Mobil Supaya Perjalanan Aman

Wed, 19 - June - 2019read

Ban merupakan komponen utama keselamatan sebuah kendaraan. Performa ban harus tetap optimal jika ingin perjalanan selalu aman. Untuk bisa seperti itu, pastikan ketebalan alur ban mobil selalu sesuai standar.

Alur ban atau yang kerap disebut kembangan ban tersebut ternyata berpengaruh besar terhadap performa ban. Ketebalannya harus berada di rentang yang direkomendasikan. Pasalnya, alur ban sangat membantu ban untuk mencengkeram dengan baik di permukaan jalan dan memberikan traksi untuk melaju.

Jika alur ban sudah tipis, risikonya sangat besar. Keselamatan dipertaruhkan karena ban sudah tidak menapak dengan kuat di jalan. Dengan kata lain, ban jadi licin sehingga tidak mampu mencengkeram permukaan secara optimal.

Kegunaan penting alur ban atau yang lebih dikenal sebagai tread ini semakin terasa pada musim penghujan. Pasalnya, pola tread yang unik itu bermanfaat besar dalam membuang air yang ada di jalan. 

Pola tersebut bukan sekadar aksesoris. Lewat tread, air di permukaan akan dialirkan lewat sana sehingga ban tetap menapak dengan kuat.

Jika tread sudah menipis, kemampuan untuk membuang air semakin berkurang. Akibatnya performa ban ikut menurun. Bahaya besar jika sampai hal itu terjadi karena keselamatan berkendara dipertaruhkan.

Supaya performa ban tetap optimal, perhatikan ketebalan alur ban. Disarankan untuk mulai mengganti ban dengan yang baru ketika ketebalannya mencapai 1,6 mm. Toleransi maksimalnya adalah 1,4 mm. Jika sudah kurang dari tingkat ketebalan tersebut, kondisi ban sudah buruk karena tidak bisa mencengkeram jalan dengan baik.

 

CARA PENGUKURAN

Untuk melakukan pengukuran ketebalan alur ban, diperlukan alat khusus yang disebut sebagai Tire Depth Gauge. Anda bisa mendapatkannya di berbagai toko aksesoris otomotif. 

Nanti pengukuran dilakukan dari indikator ketebalan ban yang disebut Tread Wear Indicator (TWI).  Bentuknya berupa simbol segitiga yang terletak di batas terbawah kembangan ban dan tonjolan karet di sela kembangan ban. Kalau TWI sudah terlihat atau malah terkikis, ban wajib diganti tanpa perlu diukur lagi karena berarti tread sudah menipis.

Namun, jika belum terlihat, Anda bisa mencari tahu ketebalan tread dari sana. Jangan mengukurnya dari dasar paling dalam alur ban. Hal itu salah besar karena tidak menggambarkan ketebalan tread yang sesungguhnya.

Jika akhirnya tingkat ketebalan di bawah rentang toleransi, segera lakukan pergantian ban. Kalaupun masih mendekati, tidak ada salahnya juga untuk mencari ban baru. Pasalnya, lama-kelamaan ban akan semakin botak.

Ingat, ketebalan tread sangat berarti penting bagi performa ban. Jika sudah gundul karena tread menipis, ban tidak akan mampu menapak di jalan dengan kuat sehingga keamanan berkendara bakal berkurang.