Kesadaran Masyarakat Merawat Ban Kendaraan Masih Kurang

Kesadaran Masyarakat Merawat Ban Kendaraan Masih Kurang

Sun, 23 - June - 2019read

Karawang, Jurnas.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan inspeksi kondisi ban kendaraan di rest area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis(30/5/2019).

Inspeksi yang dilakukan di Posko Mudik Dunlop itu dipimpin langsung oleh Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono didampingi oleh Investigator Kecelakaan Transportasi Darat Budi Susandi beserta staf KNKT. Hadir pada kesempatan tersebut GM Sales Planing and Marketing PT Sumi Rubber Indonesia (Dunlop) Hendra Himawan dan mitra kerja lainnya.

"Masih banyak masyarakat yang belum memahami cara menggunakan dan merawat ban kendaraan," kata Soerjanto.

Serjanto mengatakan, kecelakaan kendaraan akibat ban pecah masih cukup tinggi. Hal itu menunjukan kesadaran masyarakat untuk merawat ban masih kurang.

"Makanya pada kesempatan ini, KNKT bersama PT Sumi Rubber Indonesia sebagai produsen ban Dunlop tidak sekadar memeriksa kondisi ban, tetapi juga sosialisasi bagaimana merawat ban dengan baik," katanya.

Menurut Soerjanto, bila ban pernah terkena atau masuk lubang, sebaiknya segera periksa ke bengkel. Sebab biasanya terjadi cacat di bagian dalam ban yang tidak tampak dilihat dari luar.

"Tapi dalam waktu tertentu ban tersebut bisa pecah dan membahayakan nyawa," tutur Soerjanto.

Hendra Himawan mengamini pernyataan Soerjanto bahwa selama ini kesadaran masyarakat dalam memelihara ban masih sangat kurang. Padahal ban adalah satu-satunya komponen kendaraan yang langsung bersentuhan dengan jalan raya.

"Ban kelihatannya sepele, tetapi sangat penting dalam menunjang keselamatan berkendara," kata Hendra.

Atas kondisi masyarakat itulah Dunlo selama 14 tahun terakhir ini secara konsisten terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang betapa pentingnya ban bagi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan berkendara.

"Sosialisasi tidak hanya pada saat angkutan Lebaran, tetapi juga dlakukan diberbagai tempat seperti di toko-toko ban, sekolah, dan even-even lainnya," ujar Hendra.

Ia berharap, dengan sosialisasi tersebut kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memelihara ban semakin tumbuh yang pada gilirannya dapat meningkatkan keselamatan berkendara.

"Ini merupakan bagian dari komitmen kami sebagai produsen ban dalam membantu dan mendukung pemerintah meningkatkan safety di jalan raya," tuturnya.

Sumber : Jurnas.com