Kuasai Tiga Teknik Pengereman yang Berguna

Kuasai Tiga Teknik Pengereman yang Berguna

Tue, 13 - August - 2019read

Kemampuan mengemudi perlu semakin ditingkatkan demi keselamatan berkendara. Salah satu yang mesti dikuasai dengan baik adalah teknik pengereman. Ternyata ada tiga teknik yang bisa dipakai untuk situasi yang berbeda-beda.

Mengemudi mobil ternyata tidak hanya sekadar memainkan pedal gas, kopling, atau sekadar mengerem. Ada teknik-teknik yang tepat. Hal itu perlu dipahami supaya jaminan selalu selamat di jalan semakin meningkat.

Salah satu yang perlu dikuasai adalah teknik-teknik pengereman. Memahami dan menguasainya dengan baik sangat membantu saat menghadapi beberapa situasi krusial. Selain itu, teknik pengereman yang tepat juga membuat pengemudi mampu mengendalikan dan menghentikan kendaraan dengan sempurna. Akibatnya kendaraan akan lebih aman bagi diri sendiri dan orang lain

Lantas, apa sajakah teknik pengereman yang perlu dikuasai? Inilah tiga teknik pengereman untuk mobil non-Anti Lock Braking System (ABS). 

Teknik ini perlu diketahui karena, tidak seperti mobil dengan ABS yang mampu menjaga roda tidak berhenti seketika saat mobil masih melaju dan direm mendadak, mobil non-ABS dapat mengalami kondisi kampas rem terkunci atau menjepit terlalu lama. Hal ini sangat berbahaya karena pengemudi bisa kehilangan kendali atas kendaraan.

Teknik Stab

Salah satu teknik pengereman yang perlu dikuasai. Melalui teknik ini, pengemudi bisa mengurangi kecepatan kendaraan dan menghindarkan ban mobil dari keadaan terkunci sehingga sangat vital.

Untuk melakukannya, pengemudi menekan pedal rem, melepas, dan menekannya lagi secara bergantian dengan cepat. Gerakan tersebut bisa dilakukan secara berulang-ulang hingga kendaraan melambat di kecepatan yang diinginkan.

Teknik stab sangat berguna di mobil dengan sistem pengereman yang menggunakan drum brake atau tromol. Namun, teknik ini tidak mudah dikuasai. Oleh sebab itu, disarankan untuk didampingi seorang pakar ketika hendak melatihnya.

Teknik Squeeze

Teknik pengereman lain yang harus dikuasai adalah teknik squeeze. Teknik ini sangat bermanfaat ketika mengemudikan mobil tanpa fitur ABS . 

Cara mempraktikkannya sangat mudah. Pedal rem diinjak, dilepas, dan diinjak lagi secara berulang-ulang. Sekilas memang mirip dengan teknik stab. Namun, hal yang membedakannya adalah kecepatan berpindah dari menginjak ke melepas pedal rem. Dalam teknik squeeze, pengemudi diharap melakukannya dengan perlahan-lahan, berkebalikan dengan teknik stab.

Teknik Treshold

Teknik terakhir yang perlu dikuasai dalam pengereman dengan mobil non-ABS adalah teknik treshold. Teknik ini bertujuan supaya ban mobil tidak terkunci sehingga masih bisa dibelokkan ketika direm.

Cara mempraktikkannya adalah dengan menginjak pedal rem secara mengambang. Hal itu dimaksudkan pengemudi tidak menginjaknya seratus persen, namun hanya sekitar 90 persen. Dengan demikian, masih ada sisa 10 persen rem yang tidak terinjak.

Teknik ini berguna untuk mengindari ban mobil terkunci. Akibatnya kecepatan mobil berkurang dan mobil tetap bisa dikendalikan dengan baik.

Itulah tiga teknik pengereman yang bermanfaat bagi mobil non-ABS. Imbangilah semua teknik tersebut dengan engine brake dan penurunan gigi ketika kecepatan mobil mulai menurun. Dengan itu, pengereman akan optimal dan mobil selalu terkendali.

Pastikan pula ban selalu dalam kondisi prima agar pengereman optimal. Hal itu bisa dihadirkan dengan menggunakan ban berkualitas. Maka, gunakan ban Dunlop yang sudah terpercaya. Ban Dunlop dijamin menghadirkan cengkeraman kuat di permukaan jalan yang penting untuk keselamatan berkendara.