Mengenal ECU Mobil yang Vital

Mengenal ECU Mobil yang Vital

Wed, 16 - December - 2020read

Sistem di mobil kini terus berkembang. Kemajuan teknologi membuat keberadaan Electronic Control Unit (ECU) semakin banyak dipakai di berbagai jenis kendaraan. Karena memiliki fungsi yang vital, seluk-beluk ECU penting untuk diketahui.

ECU di mobil hadir seiring dengan pergeseran sistem operasional mobil. Dulu mobil mengandalkan sistem mekanis. Namun, kini kebanyakan kendaraan sudah memakai sistem elektrik. 

Tidak kurang dari 80% jenis mobil yang telah menggunakan sistem elektrik. Oleh sebab itu, keberadaan ECU amatlah vital.

Apa Sebenarnya ECU?

ECU merupakan komponen yang berfungsi sebagai sirkuit elektronik utama pada sebuah mobil. Kegunaannya mirip seperti Central Processing Unit (CPU) di komputer. Keberadaannya vital karena saat ini mobil banyak yang dikendalikan secara elektrik. 

Nanti ECU yang berperan mengendalikan fungsi komponen mekanis dilakukan di mobil. Adapun komponen yang dikendalikannya berupa aktuator untuk menggantikan sistem mekanis seperti injektor, VVT, Electric Fan, dan lain-lain.

Apa Saja Fungsi ECU?

Sebagai sirkuit utama, ECU memiliki aneka ragam fungsi di mobil. Tidak mudah untuk menyebutkan semuanya, namun ada beberapa kegunaan penting yang dapat dikemukakan. Inilah beberapa di antaranya.

● Mengatur momen pembukaan katup sesuai kondisi mesin.

● Mengatur kinerja kipas pendingin mesin.

● Mengatur pembukaan dan volume bensin pada injektor.

● Mengatur waktu penyalaan busi sesuai kondisi mesin.

● Mengatur identifikasi kunci mobil.

● Menghidupkan alarm mobil ketika muncul gangguan.

Bagaimana Cara Kerja ECU?

Mirip dengan CPU, ECU bekerja dengan memanfaatkan data-data biner dan analog untuk melakukan perhitungan. Aneka data tersebut dipakai sebagai sarana berkomunikasi dengan perangkat lain.

Adapun prosesnya dimulai dari memperoleh data awal. Ini bisa didapat dari sensor yang berfungsi mengirimkan data berupa sinyal analog. Sensor akan menginformasikan hal sesuai dengan tugasnya. 

Sebagai contoh pada sistem injeksi terdapat sensor Mass Air Flow (MAF). Sensor ini akan mengirimkan tegangan ke ECU dengan nilai tertentu. Besar kecilnya akan menunjukkan seberapa besar massa udara yang melewati sensor. Berkat itu, ECU tahu massa udara yang masuk ke mesin. 

Data tersebut akan diproses bersamaan dengan data-data lainnya dari sensor berbeda yang masih bersangkutan. ECU kemudian mengolahnya untuk menemukan jumlah bensin yang harus dikeluarkan. 

Adapun hasil dari perhitungan tersebut akan diubah menjadi tegangan yang memiliki interval tertentu. Nanti informasi tersebut dikirimkan ke injektor yang akan merespons dengan membuka katup sehingga bensin keluar. Interval pembukaan sesuai dengan waktu injektor menerima tegangan.

Apa Saja Jenis ECU?

Sebagai unit pengontrol untuk mengatur kinerja sebuah sirkuit elektrikal di mobil, ECU tidak hanya satu bagian. Komponen ini memiliki beberapa modul sesuai dengan fungsi dan kegunaannya. 

Secara umum, ada tujuh modul ECU di sebuah mobil. Berikut ini penjelasan yang lebih lanjut.

● Body Control Module (BCM)

Kelistrikan bodi mobil dikendalikan di sini. Kinerja lampu, klakson, wiper, hingga sistem hiburan mobil dikontrol oleh BCM.

● Engine Control Module

Modul khusus untuk mengatur kinerja mesin. Dari sini proses starting, penyalaan busi, injeksi bahan bakar, hingga cooling dijalankan. 

● Powertrain Control Module (PCM)

Sesuai namanya, PCM mengontrol kerja sistem powertrain mobil. Modul ini akan mengatur aliran tenaga dari mesin ke roda supaya efisien.

● ABS Control Module

Hanya ada di mobil yang dilengkapi Anti-lock Braking System (ABS). Modul ini mengontrol sistem pengereman untuk menghindari roda terkunci atau selip. Bukan hanya itu, sistem lain seperti Electronic Stability System dan Hill Start assist juga dikendalikan oleh ABS Control Module.

● HVAC Control Module

Cuma ada di mobil yang mengusung sistem AC otomatis. Melalui modul ini, pengendalian sirkulasi udara kabin diatur selaras dengan kondisi di dalam dan di luar kabin secara otomatis.

● Transmission Control Module (TCM)

Hanya ada di mobil matik, TCM berguna untuk mengatur perpindahan dan momen transmisi sesuai putaran mesin. Modul ini juga mengontrol transmisi selaras dengan kondisi pengemudian.

● Airbag Control Module

Modul yang bertugas mengatur operasional airbag di mobil. Ketika ada benturan, Airbag Control Module yang menentukan airbag mengembang atau tidak. 

Seperti itulah gambaran ECU yang vital bagi kendaraan modern. Memahaminya akan memudahkan Anda untuk mencermati ketika terjadi ketidakberesan dalam sistem kendaraan Anda.