Waspadai Penyebab Mobil Terbakar

Waspadai Penyebab Mobil Terbakar

Fri, 19 - February - 2021read

Kasus mobil yang tiba-tiba terbakar cukup sering terjadi. Agar tidak mengalaminya, penting sekali untuk mewaspadai aneka penyebabnya. Hal ini sangat berguna untuk melakukan langkah antisipasi.

Insiden mobil terbakar beberapa kali diketahui terjadi. Pemerintah pun sebenarnya sadar dengan kondisi ini. Maka, dalam UU 22 No 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 278, disebutkan tentang kewajiban untuk memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di dalam mobil. Jika tidak memilikinya, terdapat sanksi yang menanti.

Kepemilikan APAR memang sangat berguna ketika mobil terbakar. Namun, tentu saja lebih baik agar tidak mengalami kebakaran. Oleh karena itu, mengetahui berbagai penyebabnya akan sangat membantu dalam mengantisipasi.

Inilah hal-hal yang bisa menjadi penyebab mobil terbakar. Anda patut mewaspadainya.

A. Masalah Kelistrikan

Gangguan yang terjadi di sistem kelistrikan bisa menjadi pemicu kebakaran mobil. Biasanya api berawal dari korsleting yang terjadi. Ini akhirnya bisa merambat ke mana-mana.

Kelistrikan mobil berkaitan erat dengan aki. Dari sini semuanya sistem kelistrikan mobil berawal. Namun, ketika aki bermasalah, gas hidrogen bisa terkumpul di ruang mesin. Hal ini akan berbahaya jika ada korsleting yang menimbulkan percikan api. 

Maka, selalu periksa kondisi aki. Pastikan selalu dalam keadaan optimal.

Lalu, disarankan untuk tidak memakai aksesoris kelistrikan kendaraan yang tidak resmi. Hal ini bisa pula mengganggu sistem kelistrikan mobil, sehingga memicu kebakaran. Sebab, ada kemungkinan ketidakcocokan di sana. 

Sebagai antisipasi, disarankan untuk memasang sekring sebagai pengaman di setiap aksesoris kelistrikan yang dimiliki. Sekring akan mampu memutus arus ketika terjadi hubungan pendek di sistem kelistrikan.

B. Mesin Terlalu Panas

Mesin yang terlalu panas atau mengalami overheat dapat pula berujung ke kebakaran mobil. Kondisi ini sering dipicu oleh masalah pada sistem pendinginan kendaraan atau di radiator.

Ketika ada komponen radiator yang rusak, maka mesin tidak mampu beroperasi secara efisien. Pada akhirnya muncul gesekan pada komponen mesin. Ini akan menimbulkan kenaikan suhu dengan signifikan, sehingga memicu kebakaran pada mobil.

Untuk itu, pastikan radiator dan sistem pendingin mesin berjalan baik. Lihat pula indikator panas kendaraan. Jika dirasa sudah berlebihan, maka hentikan kendaraan hingga dingin sebelum perbaikan dilakukan.

C. Kebocoran Bahan Bakar

Kerusakan pada tangki bahan bakar bisa menjadi awal kebakaran. Bisa jadi ada kebocoran di sana. Pada akhirnya, kebakaran dapat terjadi ketika terjadi percikan api di sana, entah karena korsleting atau dari luar kendaraan. 

Kebocoran tangki bahan bakar mungkin terjadi karena berbagai hal. Namun, korosi kerap menjadi penyebab utama. Tangki bahan bakar berkarat karena terdapat air di dalamnya akibat sering kosong. Oleh sebab itu, disarankan untuk sering mengisi penuh tangki bahan bakar untuk menghindari gangguan tersebut.

D. Kecelakaan

Aneka jenis kecelakaan bisa memicu kebakaran mobil. Tabrakan yang sangat keras dapat memercikkan api. Bahaya sekali jika ini mengenai tangki bahan bakar atau oli. Api dapat menjalar.

Selain itu, keberadaan benda-benda rawan terbakar di dalam mobil dapat pula memperbesar potensi kebakaran. Misalnya korek api gas, thinner, ataupun bensin. 

Jika didiamkan di dalam kabin mobil dalam kondisi panas dan terpapar matahari terlalu lama, benda-benda tersebut bisa meledak. Hal ini dapat memicu kebakaran. Maka, hati-hatilah menyimpan benda yang rawan meledak atau terbakar di dalam kendaraan.

Waspadai sejumlah hal yang rawan memicu kebakaran tersebut. Lalu, lakukan langkah-langkah antisipasi. Ancaman mobil terbakar pasti bisa ditanggulangi.