Hilangkan Bising di Kabin Dengan Peredam Suara

Hilangkan Bising di Kabin Dengan Peredam Suara

Fri, 12 - March - 2021read

Bagi sebagian orang, suasana tenang dan hening di dalam kabin mobil merupakan kenikmatan tersendiri. Apalagi untuk mereka yang ingin mengemudi sembari menikmati lantunan musik dari sistem audio yang dipasang. Jika ingin menghadirkannya, cobalah untuk memasang peredam suara untuk kabin.

Banyak cara untuk meredam kebisingan yang terdengar di dalam kabin mobil. Anda bisa melumasi komponen mobil, mengganti ban ke jenis ban dengan tingkat suara yang rendah, hingga mengencangkan baut atau mur yang longgar.

Namun, semua itu masih perlu dilengkapi dengan pemasangan peredam suara. Hal ini dirasa akan lebih berguna dalam memperkecil tingkat kebisingan yang terdengar di dalam mobil.

Efektif Menekan Kebisingan di Kabin Mobil

Memasang peredam suara sudah terbukti mampu menekan suara bising yang muncul dari mobil. Efektivitasnya dinilai cukup tinggi. Diperkirakan kebisingan di dalam kabin akan berkurang hingga 40 persen jika pemasangannya tepat.

Adapun pemasangan yang ideal bisa dilakukan ke seluruh area bagian mobil. Peredam suara akan dilapiskan ke sana. Namun itu bukan keharusan. Hanya memasangnya di titik yang menimbulkan suara cukup mengganggu sudah bisa menjadi langkah yang efektif.

Sebagai contoh jika suara kendaraan lain dari luar yang dirasa mengganggu, peredam cukup dipasang di dinding pintu bagian dalam. Lalu, kalau suara mesin yang dinilai berisik, maka memasangnya di dinding pembatas ruang mesin dan kabin dapat dilakukan. 

Lain halnya kalau suara yang mengganggu berasal dari gesekan ban dan knalpot. Hal ini menjadikan peredaman suara di bagian lantai harus menjadi prioritas. Peredam suara dapat dilapiskan ke sana untuk menghadirkan keheningan kabin yang dikehendaki.

Jenis Peredam Suara Kabin Mobil

Sebelum memutuskan untuk memasang peredam suara, lebih baik mengenali berbagai jenisnya terlebih dulu. Terdapat berbagai pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan bujet yang dimiliki. Berikut ini di jenis-jenis peredam suara kabin mobil:

Peredam Suara Butyl Rubber

Sering disebut sebagai peredam suara aspal, jenis ini bekerja dengan menambah ketebalan panel dan menutup pori-pori. Akibatnya tingkat kebisingan di dalam kabin akan menurun karena teredam oleh materialnya.

Peredam suara kabin butyl rubber memiliki dua tipe, yakni jenis yang dilengkapi aluminium foil dan yang tidak. Jika memilih yang menggunakan aluminium foil, maka ada nilai plus yang didapat berupa daya tahan lem yang lebih tinggi serta mampu berfungsi sebagai penahan panas.

Peredam Suara Isolator

Jenis peredam suara isolator ini berbentuk mirip dengan foam. Dipasangkan di area tertentu, keberadaannya mampu meredam suara dengan baik. Suara-suara yang muncul akan terhalangi.

Namun, peredam suara ini tidak punya kelebihan lain seperti menahan panas kabin mobil. Fungsinya memang benar-benar hanya untuk memblok suara.

Peredam Suara Absorber

Peredam suara absorber mirip seperti busa dan tahan air. Namun, materialnya tidak memiliki pori-pori. Fungsi utamanya untuk meredam suara-suara yang muncul.

Dipasangkan di area tertentu, kebisingan akan berkurang. Suara akan teredam oleh material peredam suara.

Kombinasi Material

Berbagai jenis peredam suara sudah diketahui. Saatnya memilih mana yang dirasa paling cocok. Namun, jika ingin mendapatkan manfaat yang maksimal, kombinasi dari peredam suara tersebut sangat disarankan.

Ketiga jenis peredam suara tersebut dapat dipasang secara bersamaan. Sebagai awal, peredam suara butyl rubber dipasang. Setelah itu diisolasi dengan isolator dan diredam dengan absorber. 

Hasilnya adalah tingkat peredaman suara yang optimal. Kebisingan yang muncul dari dalam dan luar kabin mobil dapat teredam. Keheningan yang diinginkan pun mudah dihadirkan. Mau mencoba?