Mengenal Sistem Direct Injection di Mesin Mobil

Mengenal Sistem Direct Injection di Mesin Mobil

Fri, 11 - June - 2021read

Sistem direct injection sering ditawarkan sebagai daya tarik oleh para produsen mobil. Ingin tahu lebih lanjut tentang teknologi injeksi langsung tersebut?

Teknologi direct injection berkaitan dengan pembakaran di mesin. Sistem ini banyak ditemukan di mesin diesel. Namun, ada pula mesin berbahan bakar bensin yang bisa menggunakannya.

Direct injection bermanfaat sekali dalam meningkatkan performa mesin. Oleh sebab itu, banyak yang memanfaatkannya. Lantas, seperti apa teknologi injeksi langsung tersebut?

Definisi Direct Injection

Secara garis besar, direct injection merupakan sistem injektor/nozzle yang diletakkan langsung di dalam bagian atas ruang pembakaran. Mesin dengan sistem direct injection memiliki kepala silinder berbentuk mahkota untuk meningkatkan turbulensi saat terjadi pembakaran.

Sistem ini berkebalikan indirect injection yang tidak meletakkan injektor di dalam ruang bakar. Sebagai konsekuensinya, injeksi tidak langsung menghadirkan satu ruangan lagi dalam ruang bakar yang disebut swirl chamber. 

Sejarah Direct Injection

Direct injection berawal dari keinginan untuk menghadirkan efisiensi bahan bakar. Dalam pembakaran diketahui ada proses kurang efisien yang dikenal sebagai fenomena overlap camshaft.

Secara mudah, overlap camshaft merupakan waktu ketika katup masuk dan buang terbuka bersamaan. Hal ini membuat saat katup masuk sudah mulai membuka, pada saat yang sama, katup buang belum menutup dengan sempurna. Kondisi ini mengakibatkan sebagian bahan bakar yang masuk akan terbuang sehingga proses pembakaran kurang efisien.

Cara Kerja Direct Injection

Kehadiran direct injection ditujukan untuk melakukan efisiensi pengolahan bahan bakar. Adapun cara kerjanya adalah dengan menyemprotkan bahan bakar berbentuk kabut langsung ke dalam ruang bakar utama atau main combustion chamber yang terdapat di antara kelapa silinder dan piston. Posisi persisnya berada di di atas piston.

Berkat itu, tidak akan ada lagi bahan bakar yang terbuang saat pembakaran terjadi. Kuncinya adalah keberadaan injektor di dalam ruang bakar. Hal ini mampu membuat kebutuhan bahan bakar bisa diprogram seakurat mungkin, baik dari segi jumlah bahan bakar yang disemprotkan, maupun waktu penyemprotannya.

Direct injection akan semakin efektif pada mesin yang telah dilengkapi turbo. Gejala knocking yang dapat terjadi akan bisa dihilangkan karena tekanan turbo dapat dibuat setinggi. 

Namun, hal tersebut membutuhkan material injektor yang tahan terhadap kompresi mesin. Untuk itu, dibutuhkan injektor yang presisi, tahan dari tekanan dan temperatur tinggi dari pembakaran di ruang bakar.

Karakteristik Direct Injection

Tujuan utama direct injection adalah meraih efisiensi pembakaran. Tidak heran, hal tersebut menjadi keunggulan utamanya dibandingkan dengan indirect injection. Namun, secara lebih rinci, berikut ini kelebihan dan kekurangan injeksi langsung.

Kelebihan Direct Injection

1. Mesin lebih mudah dihidupkan meski dalam kondisi dingin.

2. Pemakaian bahan bakar akan lebih dihemat.

3. Efisiensi panas menjadi lebih baik karena ruang bakar yang kecil.

Kekurangan Direct Injection

1. Mesin bersuara lebih kasar dan lebih bising.

2. Rentan terhadap penyumbatan dalam injektor karena lubang injektor lebih kecil.

3. Tenaga yang cenderung lebih kecil sebagai akibat efisiensi bahan bakar.

4. Terdapat turbulensi kecil pada kecepatan rendah.

Bagaimana Jika Dibandingkan Dengan Indirect Injection?

Ketika dibandingkan dengan indirect injection, direct injection unggul dalam efisien konsumsi bahan bakar. Hal ini dirasa menarik bagi sebagian pihak. Selain itu, perpindahan panas yang tinggi memberikan keuntungan tersendiri.

Namun, risiko penyumbatan pada injektor tidak dirasakan di indirect injection. Selain itu, injeksi tidak langsung tidak memerlukan sistem injeksi yang tinggi. 

Meski begitu, tingkat turbulensi keduanya hampir sama. Dalam indirect injection, tingkat turbulen tetap tinggi di berbagai putaran mesin.

Seperti itulah seluk-beluk direct injection di mesin mobil. Apakah tertarik untuk memiliki kendaraan yang menggunakannya?