Awas Ada Air di Tangki Bahan Bakar
Seperti komponen mobil yang lain, tangki bahan bakar tetap perlu mendapat perhatian khusus. Untuk melakukan perawatan sebenarnya tidak terlalu rumit. Cukup dengan lebih sering memenuhinya agar tidak ada air di tangki bahan bakar.
Tangki bahan bakar yang kerap kali kosong berpotensi memicu berbagai kerusakan. Karat bisa muncul sehingga tangki bahan bakar yang terbuat dari besi akan bocor. Selain itu, fuel pump juga dapat rusak karena keberadaan kandungan air. Kalau sudah begitu, mobil rawan mogok.
Korosi yang merusak tangki bahan bakar berasal dari air yang ada di dalamnya. Air muncul sebagai akibat proses kondensasi yang terjadi karena tangki bahan bakar kosong.
Jika sudah berkarat, tangki bahan bakar rawan bocor. Kalau mengalaminya, mau tak mau, harus dilakukan penambalan atau pergantian jika sudah tidak bisa diperbaiki. Merepotkan bukan?
Bukan hanya itu, air yang lama-kelamaan semakin banyak di ruang tangki kosong juga bisa mengganggu sistem pembakaran bahan bakar. Kalau bahan bakar tercampur air, efisiensi pembakaran berkurang. Hal itu dapat berakibat buruk ke performa kendaraan. Akselerasi akan menurun dan konsumsi bahan bakar cenderung meningkat.
Jika air sudah terlalu banyak, mesin mobil juga bisa mati. Air di tangki bahan bakar merembes sehingga menggagalkan pembakaran yang terjadi di dalam mesin. Bahkan, keberadaan air akhirnya dapat memicu korosi.
Kalau tangki bahan bakar berkarat, bakal muncul kotoran yang mengendap. Bahaya sekali kalau itu terjadi. Kotoran-kotoran tersebut bisa mengotori mesin sehingga memicu kerusakan.
Untuk menghindarinya, sering-seringlah mengisi bahan bakar secara penuh. Hal itu akan meminimalkan kemungkinan ada air di dalam tangki bahan bakar. Pada akhirnya kondensasi tidak akan terjadi dan tangki bahan bakar bebas dari korosi.
Selain itu, cobalah untuk sesekali melihat kondisi tangki bahan bakar. Lihatlah apakah ada karat atau tidak. Kalau ditemukan, maka berarti pernah ada air yang berada di sana. Ini patut diwaspadai.
Lalu, perhatikan pula knalpot mobil. Jika terlalu banyak asap yang keluar bisa jadi ada air di tangki bahan bakar. Seharusnya air akan langsung menguap ketika terjadi pembakaran. Asap knalpot nyaris tidak ada dan kalaupun muncul, jumlahnya cuma sedikit.
Performa kendaraan yang menurun bisa pula menjadi indikasi keberadaan air di dalam tangki bahan bakar. Itu dikarenakan proses pembakaran yang tidak efisien, sehingga berpengaruh terhadap kinerja mesin.
CARA PERBAIKAN
Jika hal tersebut terjadi, mau tak mau harus dilakukan perawatan. Tangki bahan bakar dan fuel pump akan dibersihkan. Caranya dengan menguras bahan bakar di dalamnya hingga bersih. Nanti tangki bahan bakar dibongkar dulu agar pembersihan maksimal. Karat maupun kotoran yang menumpuk di bagian bawah tangki dapat dibuang.
Perawatan yang sama akan dilakukan di fuel pump. Biasanya di dalam fuel pump terdapat penampungan dan filter bahan bakar. Bisa saja di filter bahan bakar ini terdapat air tersisa yang harus dibersihkan.
Namun, jika kondisi tangki bahan bakar tidak berkarat dan air hanya sedikit, menambahkan fuel conditioner bisa menjadi pilihan perawatan. Fuel conditioner mampu menghilangkan air dalam tangki bahan bakar.
Tuangkan ke dalam tangki bahan bakar. Tunggu beberapa saat. Air akhirnya akan bisa menghilang. Proses pembakaran mesin pun akan optimal lagi tanpa terganggu oleh campuran air di tangki bahan bakar. Kinerja mobil jadi membaik lagi.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiJelajahi 6 Pulau di Indonesia, DUNLOP Direzza DZ102 Temani Ekspedisi Garasi Drift Bersama Subaru BRZ Kuhl Outroad
Garasi Drift bersama Ziko Harnadi dan Dipo Dwiki menjelajahi enam pulau, dari Jawa hingga Sumba, menggunakan Subaru BRZ Kuhl Outroad berbekal ban DUNLOP Direzza DZ102. Usai ekspedisi, mobil ini tampil di IMX 2026 lengkap dengan jejak pasir dari Sumba.
Lihat Detail InformasiDari Pembelian Ban ke Liburan Keluarga di Bali, Tiga Keluarga Rasakan Pengalaman Istimewa Bersama DUNLOP
Lewat program BEYOND THE DRIVE REWARDS, tiga keluarga konsumen DUNLOP memenangkan liburan tiga hari dua malam di Nusa Dua, Bali. Program undian untuk pembelian ban di DUNLOP Shop ini juga menghadirkan ribuan hadiah cashback senilai total ratusan juta rupiah.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Blog
Lihat Detail Informasi6 Kesalahan Perawatan Ban Mobil yang Membuat Umur Ban Lebih Pendek
Kebiasaan sepele bisa membuat ban mobil cepat aus. Kenali 6 kesalahan perawatan ban mobil, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga jarang memeriksa tapak ban, serta tips merawat ban agar lebih awet, nyaman, dan aman digunakan.
Lihat Detail InformasiArti Lampu Indikator Mobil dan Solusi Mengatasinya
Lampu indikator mobil adalah peringatan awal tentang kondisi kendaraan. Pelajari arti indikator check engine, aki, oli, ABS, dan suhu mesin, penyebab lampu dasbor menyala, serta langkah yang perlu dilakukan pengemudi agar tetap aman di jalan.
Lihat Detail InformasiTanda Motor Turun Mesin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya
Turun mesin biasanya diawali gejala yang bisa dikenali sejak dini. Pahami apa itu turun mesin, penyebabnya, tanda-tanda seperti asap putih dan suara mesin kasar, serta cara mencegahnya dengan perawatan rutin.





