Begini Memanaskan Mobil yang Tepat
Pembatasan aktivitas sosial yang terjadi belakangan ini membuat mobilitas berkurang drastis. Akibatnya mobil yang biasa dipakai dalam kegiatan sehari-hari terpaksa diparkir di rumah. Kalau seperti itu, mobil tetap harus mendapat perhatian. Jika diam terlalu lama di garasi terlalu lama, mobil malah bisa rusak. Sejumlah komponen rawan terganggu. Paling sering muncul adalah masalah pada aki atau baterai yang menjadi lemah serta ban yang rusak karena kempis.
Agar gangguan tersebut tidak dialami, mobil harus konsisten dipanasi. Ini bertujuan supaya kondisi mobil tetap terjaga dengan baik.
Memanasi mobil akan membuat aki tetap mendapat suplai listrik sehingga tidak akan “soak”. Ketika mesin mobil menyala, tenaga listrik tersalurkan ke alternator yang memungkinkan aki mendapat daya ulang.
Selain itu, pemanasan mobil akan membuat oli di dalam mesin tetap bersirkulasi untuk melumasi komponen di dalam mobil. Lalu, memanasi mobil juga akan mencegah endapan kotoran mengental di bak oli karena mobil jarang digunakan.
Untuk itu, disarankan untuk sering-sering memanasi mobil. Lakukanlah minimal seminggu sekali. Namun, lebih baik jika dilakukan setiap hari atau dua hari sekali.
Jika mau rutin per satu atau dua hari, pemanasan mobil bisa dilakukan hanya dalam 5 menit. Kurun waktu tersebut dirasa sudah cukup membuat putaran mesin stabil. Saat itu sebenarnya mesin mobil sudah mencapai panas optimal dan siap untuk dijalankan.
Akan tetapi, waktu pemanasan lebih lama dibutuhkan jika hanya dipanasi seminggu sekali. Setidaknya panasilah mobil sekitar 15 menit.
Jangan takut akan terjadi overheat. Sebab, mobil-mobil masa kini sudah memiliki termostat yang mengaktifkan kerja radiator secara otomatis. Ketika panas mesin mobil dirasa sudah melebihi toleransi, kipas radiator akan aktif untuk memberikan pasokan udara ke radiator.
Bukan hanya itu, mobil modern telah memiliki indikator panas di dasbor. Jika memang panasnya berlebihan, nanti pasti akan muncul peringatan sehingga mobil bisa dimatikan lagi.
Cara seperti itu sudah cukup untuk menjaga kinerja mobil. Namun, pemanasan mesin mobil secara statis di tempat sebenarnya kurang maksimal. Banyak komponen mobil lain yang jadi tidak mendapat perawatan.
GUNAKAN BERKENDARA
Paling utama adalah transmisi dan rem. Karena mobil hanya diam, sirkulasi oli transmisi yang melumasi komponen di dalam girboks tidak terjadi. Proses tersebut baru bisa optimal kalau putaran mesin dalam posisi engage atau siap melaju masuk gigi sehingga pompa oli transmisi aktif.
Ketika mobil hanya statis, oli transmisi tidak bersirkulasi naik ke atas. Saat masuk gigi clutch atau komponen yang engage belum terlumasi akan bergesekan dan bisa rusak.
Sedangkan gangguan sistem pengereman bisa terjadi karena kampas rem selalu menempel pada cakram. Lalu, permukaan drum tromol juga akan terus berada di satu posisi yang sama. Semuanya bisa terjadi karena mobil hanya dalam posisi diam.
Lama-kelamaan rem bisa lengket ke cakram. Selain itu, proses oksidasi dapat memicu karat di celah kampas rem dengan cakram atau drum.
Untuk menghindarinya, sangat disarankan untuk menggunakan mobil sesekali waktu. Minimal seminggu sekali mobil harus digunakan berkendara. Tidak perlu lama, kurun waktu berkendara selama 15 menit dirasa sudah cukup untuk merawat komponen-komponen mobil.
Oleh karena itu, biar mobil tetap berada dalam kondisi prima meski terparkir lama, panasilah mesin setidaknya lima menit saja setiap hari. Lalu, seminggu sekali, gunakan untuk berkendara minimal 15 menit. Kondisi mobil dijamin akan tetap baik.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiJelajahi 6 Pulau di Indonesia, DUNLOP Direzza DZ102 Temani Ekspedisi Garasi Drift Bersama Subaru BRZ Kuhl Outroad
Garasi Drift bersama Ziko Harnadi dan Dipo Dwiki menjelajahi enam pulau, dari Jawa hingga Sumba, menggunakan Subaru BRZ Kuhl Outroad berbekal ban DUNLOP Direzza DZ102. Usai ekspedisi, mobil ini tampil di IMX 2026 lengkap dengan jejak pasir dari Sumba.
Lihat Detail InformasiDari Pembelian Ban ke Liburan Keluarga di Bali, Tiga Keluarga Rasakan Pengalaman Istimewa Bersama DUNLOP
Lewat program BEYOND THE DRIVE REWARDS, tiga keluarga konsumen DUNLOP memenangkan liburan tiga hari dua malam di Nusa Dua, Bali. Program undian untuk pembelian ban di DUNLOP Shop ini juga menghadirkan ribuan hadiah cashback senilai total ratusan juta rupiah.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Blog
Lihat Detail Informasi6 Kesalahan Perawatan Ban Mobil yang Membuat Umur Ban Lebih Pendek
Kebiasaan sepele bisa membuat ban mobil cepat aus. Kenali 6 kesalahan perawatan ban mobil, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga jarang memeriksa tapak ban, serta tips merawat ban agar lebih awet, nyaman, dan aman digunakan.
Lihat Detail InformasiArti Lampu Indikator Mobil dan Solusi Mengatasinya
Lampu indikator mobil adalah peringatan awal tentang kondisi kendaraan. Pelajari arti indikator check engine, aki, oli, ABS, dan suhu mesin, penyebab lampu dasbor menyala, serta langkah yang perlu dilakukan pengemudi agar tetap aman di jalan.
Lihat Detail InformasiTanda Motor Turun Mesin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya
Turun mesin biasanya diawali gejala yang bisa dikenali sejak dini. Pahami apa itu turun mesin, penyebabnya, tanda-tanda seperti asap putih dan suara mesin kasar, serta cara mencegahnya dengan perawatan rutin.





