Benarkah Pria Lebih Mengerti Cara Menyetir Mobil daripada Wanita?
Drivemate pasti sepakat kalau cara menyetir mobil secara aman adalah yang bertanggung jawab dan selalu mengutamakan keselamatan. Namun, hingga kini masih ada satu hal yang masih menjadi perdebatan: siapakah yang lebih mahir mengemudi, pria atau wanita?
Stereotip yang beredar menyebutkan bahwa pria lebih jago mengemudikan mobil dibanding wanita. Namun, apakah stereotip tersebut merupakan fakta atau sekadar mitos belaka?
Laki-laki Lebih Percaya Diri Saat Berkendara
Menurut survei yang dilakukan sebuah perusahaan asuransi asal Amerika Serikat, sekitar 82% pria yang didata menyebutkan bahwa mereka merasa sangat percaya diri dengan kemampuan mengemudi mereka. Di sisi lain, hanya 74% pengemudi wanita yang merasa percaya diri.
Senada dengan data tersebut, sebuah laporan dari UCLA menemukan bahwa pengemudi pria pemula lebih percaya diri dibanding pengemudi wanita pemula, meski keduanya memperoleh skor yang sama di sekolah mengemudi.
Kepercayaan diri pengemudi pria yang tinggi tersebut disinyalir menjadi alasan mengapa mereka tak ragu untuk mengambil risiko saat mengemudi. Hal ini kemungkinan besar dapat berujung pada cara menyetir mobil yang tak aman hingga menyebabkan kecelakaan fatal.
Pengemudi Wanita Lebih Memilih Aman
Dari poin sebelumnya, bisa diketahui bahwa pengemudi wanita tidak se-PD pengemudi pria. Meski begitu, cara mengemudi wanita cenderung lebih aman dibanding pria. Mereka lebih teliti pada detail keamanan berkendara, seperti mengenakan seat belt dan mengemudi dalam batas kecepatan aman.
Data dari Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) melaporkan bahwa pengemudi pria cenderung lebih banyak mengalami kecelakaan lalu lintas. Dari tahun 1975-2017, jumlah kematian akibat kecelakaan pengemudi pria lebih dari dua kali jumlah kematian akibat pengemudi wanita.
Walau begitu, sebuah studi yang dilakukan University of Virginia menemukan bahwa 73% wanita lebih mungkin terluka parah dalam kecelakaan mobil dibandingkan pria—bahkan ketika keduanya sama-sama menggunakan seatbelt.
Jadi, Apakah Pria Lebih Tahu Cara Menyetir Mobil daripada Wanita?
Lalu, apakah dari data tersebut bisa disimpulkan bahwa stereotip pria lebih tahu cara menyetir mobil dibanding wanita? Tidak ada jawaban yang pasti.
Sebab, ada banyak faktor yang mempengaruhi keahlian menyetir seseorang, dan tidak hanya terbatas pada jenis kelamin saja. Contoh simpelnya adalah faktor waktu mengemudi. Sebuah artikel dalam Journal of Sleep Research menemukan bahwa baik pengemudi pria maupun wanita memiliki risiko yang sama ketika mengemudi di malam hari.
Ada juga faktor jam terbang. Cara menyetir mobil seseorang yang sudah lama berada di balik kemudi pasti akan berbeda dari mereka yang baru belajar menyetir. Drivemate juga tak bisa melepaskan faktor eksternal seperti cuaca dan kondisi jalan. Mengemudi di jalanan rusak saat hujan lebat jelas tidak bisa disamakan dengan saat Anda mengemudi di jalanan bebas hambatan ketika cuaca cerah.
Dengan kata lain, gender bukanlah faktor mutlak yang menentukan pemahaman seseorang terhadap cara menyetir mobil yang aman dan bertanggung jawab.
Selalu Mengemudi dengan Aman
Apa pun jenis kelaminnya, sudah sewajarnya mengemudi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan. Sebab, di jalanan, Anda tidak hanya bertanggung jawab atas keselamatan diri sendiri, tapi juga pengguna jalan lainnya.
Selalu kenakan seat belt, mengemudi dalam batas kecepatan aman, dan patuhi rambu-rambu lalu lintas. Ingat, utamakan keselamatan—bukan kecepatan—karena Anda berkendara di jalan umum, bukan arena balap mobil.
Dari sini, bisa disimpulkan bahwa cara menyetir mobil tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh jenis kelamin. Pengemudi pria cenderung lebih percaya diri, sementara pengemudi wanita cenderung lebih hati-hati. Meski begitu, ada banyak faktor lain yang mempengaruhi kemahiran mengemudi mobil, seperti jam terbang dan kondisi fisik. Semuanya tergantung dari pribadi masing masing pengemudi saat membawa mobil.
Cara menyetir mobil pun banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal, salah satunya kondisi ban mobil. Mengendarai mobil dengan ban yang sudah aus jelas butuh kontrol kemudi lebih baik. Untuk itu, selalu cek kondisi ban mobil sebelum berkendara, terutama saat Drivemate bakal menempuh perjalanan jauh. Jangan lupa, pilih ban mobil berkualitas seperti ban OEM dari Dunlop dan simak tips perawatan mobil di Instagram Dunlop.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Perkenalkan Geomax EN92 Lewat Semangat Juang Hiu Selatan
DUNLOP Indonesia memperkenalkan ban enduro terbaru GEOMAX EN92 di ajang Hiu Selatan International Hard Enduro 8 di Cilacap. Ditunggangi Farel Huda Hanafi dari Tim JAVAMIX, GEOMAX EN92 membuktikan performanya dengan meraih podium pertama di Prologue dan Enduro Race Hiu Gold Class.
Lihat Detail InformasiAwali Roadshow Nasional di Bali, DUNLOP Resmi Luncurkan Program ‘BLUE RESPONSE FAIR’
DUNLOP Indonesia resmi meluncurkan BLUE RESPONSE FAIR, roadshow nasional untuk memperkenalkan ban terbaru DUNLOP BLUE RESPONSE TG melalui berbagai aktivitas interaktif, edukatif, promo eksklusif, dan layanan gratis di enam wilayah besar Indonesia sepanjang tahun 2026.
Blog
Lihat Detail InformasiServis Rutin Motor agar Mesin Tetap Awet
Panduan lengkap servis rutin motor, mulai dari jadwal servis berdasarkan kilometer, pengecekan oli, rem, ban, hingga CVT agar mesin tetap awet dan performa optimal.
Lihat Detail InformasiKomponen Kelistrikan Mobil yang Wajib Dicek Berkala
Kenali komponen kelistrikan mobil yang wajib diperiksa secara berkala, mulai dari aki, alternator, starter, hingga sistem pengapian untuk menjaga performa dan keamanan kendaraan.
Lihat Detail InformasiSistem Rem Mobil: Fungsi, Jenis, dan Cara Merawatnya
Kenali fungsi sistem rem mobil, jenis-jenis rem, cara kerja, komponen utama, tanda rem bermasalah, dan tips perawatan agar pengereman tetap optimal dan aman.





