Berapa Kali Tambal Ban Mobil Boleh Dilakukan?
Saat ban mobil tiba-tiba bocor, tentu saja solusi yang paling praktis adalah dengan menambalnya. Jika tambalannya dilakukan dengan bagus dan rapi, maka kondisi mobil akan kembali ke sedia kala. Tapi, Drivemate tahu tidak kalau ada batas maksimal jumlah tambal ban mobil yang disarankan? Kalau belum tahu, simak pembahasannya di artikel ini, yuk!
Berapa Kali Tambal Ban Mobil Boleh Dilakukan?
Umumnya, jumlah maksimal tambal ban mobil yang disarankan oleh pabrikan adalah empat tambalan. Jika ban mobil Anda telah ditambal lebih dari empat kali, maka disarankan untuk segera mengganti ban tersebut dengan ban yang baru. Ini karena dengan empat kali ditambal, maka konstruksi ban akan diragukan kekuatannya dalam menahan beban. Jika dipaksa, tentu saja akan ada risiko tertentu yang menghantui pemilik mobil.
Selain berdasarkan jumlah tambal ban yang dilakukan, Drivemate juga harus memperhatikan jarak antar-tambalan tersebut. Jarak antara satu tambalan dengan yang lainnya wajib di atas 20 cm. Jika letak tambalannya berdekatan, maka kekuatan ban akan sangat berkurang karena anyaman kawat bajanya berpotensi rusak.
Anda juga harus memastikan bahwa lubang kebocoran tersebut tidak terlalu besar, apalagi berbentuk sobekan. Jika ban mobil Anda bocor karena sobek, maka satu-satunya solusi adalah dengan membeli ban baru yang berkualitas tinggi.
Melakukan penambalan mobil pun tidak boleh sembarangan. Tambal ban mobil harus dilakukan dengan saksama dan rapi untuk menghindari tambalan yang tidak sempurna. Jika Anda tidak bisa menambal ban sendiri, lebih baik bawa ban bocor tersebut ke bengkel terdekat untuk ditambal oleh profesional. Misalnya, Anda bisa berkunjung ke Dunlop Shop terdekat untuk menambal ban mobil maupun melakukan perbaikan lainnya seperti spooring dan balancing dan tune up mobil.
Lantas, apa saja risiko jika Anda memaksa menggunakan ban mobil dengan jumlah tambalan yang terlalu banyak?
Risiko Menggunakan Ban dengan Terlalu Banyak Tambalan
Menggunakan ban mobil yang memiliki terlalu banyak tambalan menimbulkan beragam risiko. Mulai dari risiko ringan hingga risiko berat bisa dirasakan sebagai konsekuensi memaksa menggunakan ban dengan tambalan terlalu banyak. Jadi, apa saja risikonya?
1. Ban jadi bergetar
Ban yang terlalu banyak ditambal bagian telapaknya bisa membuat mobil jadi bergetar. Ini karena permukaan ban jadi tidak rata setelah mendapatkan beberapa tambalan meskipun tambalan dilakukan dengan rapi sekalipun. Walau tidak terdengar bahaya, tentu saja getaran ini akan membuat Drivemate menjadi tidak nyaman saat mengendarai mobil.
2. Lapisan ban jadi rusak
Saat ban sudah beberapa kali ditambal, sudah pasti hal tersebut akan merusak lapisan dari ban mobil. Terlebih, jika jarak tambalan satu sama lain saling berdekatan. Ini akan membuat ban jadi tidak tahan lama dan mudah bocor lagi di kemudian hari. Inilah mengapa setelah beberapa kali ditambal, ban mobil harus segera diganti dengan yang baru.
3. Meningkatkan potensi kecelakaan
Ternyata, terlalu banyak menambal ban mobil bisa meningkatkan potensi kecelakaan, lho! Apalagi, jika bagian yang ditambal terletak pada bagian samping ban mobil.
Umumnya, bagian telapak mobil memiliki konstruksi besi atau bahan lainnya yang kuat dengan lapisan karet untuk meredam getaran. Namun, bagian samping mobil hanya terbuat dari thread dan lapisan karet. Inilah mengapa tambal ban mobil di bagian samping tidak disarankan, apalagi jika ada lebih dari satu tambalan.
Tambalan yang terletak pada bagian samping mobil ini akan membuat konstruksi keseluruhan ban terganggu sehingga tidak mampu menahan bobot kendaraan. Akhirnya, potensi ban bocor atau bahkan pecah di tengah jalan juga semakin tinggi, sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Setelah membaca artikel di atas, Drivemate jadi tahu kapan harus ganti ban yang pernah ditambal, kan? Jadi, jangan sampai Anda memaksa menggunakan ban yang sudah berkali-kali ditambal, ya!
Saat cari ban pengganti, jangan lupa gunakan ban yang berkualitas. Misalnya saja, Drivemate bisa memilih dari katalog ban Dunlop yang cocok untuk berbagai jenis mobil dan bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu Ingin tahu lebih lengkap tentang produk dari Dunlop? Kunjungi website resminya di sini!
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Perkenalkan Geomax EN92 Lewat Semangat Juang Hiu Selatan
DUNLOP Indonesia memperkenalkan ban enduro terbaru GEOMAX EN92 di ajang Hiu Selatan International Hard Enduro 8 di Cilacap. Ditunggangi Farel Huda Hanafi dari Tim JAVAMIX, GEOMAX EN92 membuktikan performanya dengan meraih podium pertama di Prologue dan Enduro Race Hiu Gold Class.
Lihat Detail InformasiAwali Roadshow Nasional di Bali, DUNLOP Resmi Luncurkan Program ‘BLUE RESPONSE FAIR’
DUNLOP Indonesia resmi meluncurkan BLUE RESPONSE FAIR, roadshow nasional untuk memperkenalkan ban terbaru DUNLOP BLUE RESPONSE TG melalui berbagai aktivitas interaktif, edukatif, promo eksklusif, dan layanan gratis di enam wilayah besar Indonesia sepanjang tahun 2026.
Blog
Lihat Detail InformasiServis Rutin Motor agar Mesin Tetap Awet
Panduan lengkap servis rutin motor, mulai dari jadwal servis berdasarkan kilometer, pengecekan oli, rem, ban, hingga CVT agar mesin tetap awet dan performa optimal.
Lihat Detail InformasiKomponen Kelistrikan Mobil yang Wajib Dicek Berkala
Kenali komponen kelistrikan mobil yang wajib diperiksa secara berkala, mulai dari aki, alternator, starter, hingga sistem pengapian untuk menjaga performa dan keamanan kendaraan.
Lihat Detail InformasiSistem Rem Mobil: Fungsi, Jenis, dan Cara Merawatnya
Kenali fungsi sistem rem mobil, jenis-jenis rem, cara kerja, komponen utama, tanda rem bermasalah, dan tips perawatan agar pengereman tetap optimal dan aman.





