Kegunaan Booster Rem yang Vital
Rem yang mumpuni sangat penting bagi keamanan berkendara. Beruntunglah saat inisudah ada booster rem. Keberadaannya sangat membantu pengereman agar berjalan semakin baik.
Booster rem hampir ada di semua jenis kendaraan modern. Sistem ini berguna sekali untuk memperingan pengemudi ketika menginjak pedal rem. Dengan komponen tambahan tersebut, energi injakan bisa dilipatgandakan, sehingga mengerem semakin mudah.
Tanpa booster rem, saat diinjak, pedal rem akan terasa berat. Sebagai gambaran, rasakan saja pedal rem saat mobil sedang mati. Dalam kondisi tersebut, sistem tersebut belum bekerja. Dipastikan pedal rem terasa keras. Rasanya beda sekali ketika mobil sudah dinyalakan. Pedal rem akan ringan karena booster rem sudah aktif kembali.
Teknologi ini muncul ketika mobil sudah memakai cakram untuk pengereman. Sistem booster rem bekerja dengan cara berbeda di mobil berbahan bakar bensin dan mesin diesel. Di mobil bensin, perangkat ini bekerja dengan memanfaatkan vakum dari intake manifold.
Sementara itu, karena dalam mesin diesel vakum dari mesin tidak cukup kuat, booster rem menggunakan komponen pompa vakum terpisah. Meski berbeda cara kerja dalam pemanfaatan vakum, keduanya tetap memiliki kesamaaan. Saat rem diinjak, batang penekan melintasi booster sambil diberi tenaga tambahan. Setelah itu, batang masuk ke master cylinder yang mengaktifkan gerakan piston.
Dari situ ada dorongan dari piston yang menekan cairan pada sistem rem untuk memerintahkan ka liper dekat roda mulai mengerem.Berkat itu, kemudahan mengerem diperoleh. Pedal rem akan terasa ringan saat diinjak. Dengan demikian, pengemudi bisa mengatur tingkat pengereman dengan lebih mudah.
Keselamatan berkendara jadi ikut lebih terjamin. Bayangkan jika tidak ada booster rem. Pedal rem akan berat. Hal itu tentu akan sangatmengganggu ketika membutuhkan pengereman mendadak atau tingkat pengereman maksimal.
Kekerasan pedal rem dapat membuat hal tersebut tidak bisa dilakukan. Tentu itu bisa berakibat fatal bagi kendaraan.
INDIKASI KERUSAKAN
Karena begitu vital bagi keselamatan berkendara, pastikan booster rem berada dalam kondisi prima. Jangan sampai rusak sehingga tidak bisa digunakan secara optimal. Untuk itu, pengemudi diharapkan mampu mendeteksi gejala kerusakannya.
Ada beberapa hal yang bisa menjadi indikasi kerusakan. Paling mudah dengan merasakan tingkat kekerasan rem ketika diinjak. Jika terasa keras, bisa jadi ada bagian yang rusak. Jangan sepelekan karena bisa memicu rem blong.
Lalu kehadiran suara desis yang muncul ketika pedal rem mobil diinjak juga menjadi tanda masalah. Biasanya kerusakan tersebut dipicu dari kebocoran pada selang kevakuman. Mesin yang susah idle bisa pula menjadi pertanda kerusakan lainnya. Hal itu dikarenakan di perangkat booster rem terdapat sebuah selang yang dihubungkan ke intake manifold mesin mobil guna memperoleh kevakuman. Jika bocor, maka intake manifold juga mengalami kebocoran sehingga mesin sulit idle.
Perhatikan semua gejala tersebut ketika berkendara. Jika tidak terasa, berarti booster rem dalam kondisi optimal. Dengan demikian, keselamatan akan lebih terjamin karena sistem pengereman berjalan baik.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiJelajahi 6 Pulau di Indonesia, DUNLOP Direzza DZ102 Temani Ekspedisi Garasi Drift Bersama Subaru BRZ Kuhl Outroad
Garasi Drift bersama Ziko Harnadi dan Dipo Dwiki menjelajahi enam pulau, dari Jawa hingga Sumba, menggunakan Subaru BRZ Kuhl Outroad berbekal ban DUNLOP Direzza DZ102. Usai ekspedisi, mobil ini tampil di IMX 2026 lengkap dengan jejak pasir dari Sumba.
Lihat Detail InformasiDari Pembelian Ban ke Liburan Keluarga di Bali, Tiga Keluarga Rasakan Pengalaman Istimewa Bersama DUNLOP
Lewat program BEYOND THE DRIVE REWARDS, tiga keluarga konsumen DUNLOP memenangkan liburan tiga hari dua malam di Nusa Dua, Bali. Program undian untuk pembelian ban di DUNLOP Shop ini juga menghadirkan ribuan hadiah cashback senilai total ratusan juta rupiah.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Blog
Lihat Detail Informasi6 Kesalahan Perawatan Ban Mobil yang Membuat Umur Ban Lebih Pendek
Kebiasaan sepele bisa membuat ban mobil cepat aus. Kenali 6 kesalahan perawatan ban mobil, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga jarang memeriksa tapak ban, serta tips merawat ban agar lebih awet, nyaman, dan aman digunakan.
Lihat Detail InformasiArti Lampu Indikator Mobil dan Solusi Mengatasinya
Lampu indikator mobil adalah peringatan awal tentang kondisi kendaraan. Pelajari arti indikator check engine, aki, oli, ABS, dan suhu mesin, penyebab lampu dasbor menyala, serta langkah yang perlu dilakukan pengemudi agar tetap aman di jalan.
Lihat Detail InformasiTanda Motor Turun Mesin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya
Turun mesin biasanya diawali gejala yang bisa dikenali sejak dini. Pahami apa itu turun mesin, penyebabnya, tanda-tanda seperti asap putih dan suara mesin kasar, serta cara mencegahnya dengan perawatan rutin.





