Ketahui Untung Rugi dan Bahaya Membeli Ban Mobil Bekas
Saat akan membeli ban mobil, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, mulai dari kualitas, keunggulan, hingga harganya. Namun, sebagian orang masih memilih ban mobil bekas sebagai pengganti ban mobil sebelumnya yang aus atau rusak karena pecah dan lain sebagainya. Sebenarnya, amankah membeli ban mobil bekas? Simak ulasannya di artikel ini, ya, Drivemate!
Pertimbangan beli ban mobil bekas
Dibanding keuntungannya, mengganti ban mobil bekas memiliki banyak kerugian yang harus Drivemate pertimbangkan, sebab hal ini berpengaruh pada performa mobil dan keamanan berkendara. Berikut beberapa hal yang bisa Drivemate pertimbangkan.
1. Harga relatif lebih murah
Beli ban mobil bekas memang memiliki keuntungan tersendiri. Alasan utamanya adalah harganya yang relatif lebih murah dan miring bila dibandingkan dengan membeli ban mobil kondisi baru. Bahkan, selisihnya bisa mencapai 50% lebih murah daripada ban dengan kondisi baru.
Para pemilik mobil memilih ban bekas seperti ini karena dinilai lebih hemat, khususnya untuk kendaraan yang berukuran besar seperti truk atau bus. Harga ban mobil baru untuk truk dan bus memang lebih mahal bila dibandingkan dengan harga ban mobil standar yang memiliki ukuran lebih kecil. Maka dari itu, tak heran bila banyak orang membeli ban bekas.
2. Tidak tahu riwayat pemakaiannya
Membeli ban mobil bekas membuat Drivemate harus bertaruh dengan kondisi ban. Sebab, Drivemate tidak mengetahui riwayat pemakaian ban tersebut sebelumnya, baik mengenai usia pemakaian ban maupun beban pada mobil sebelumnya. Apabila beban mobil cukup berat, tentu akan berpengaruh pada tingkat keausan ban meskipun telah dipasang “daging” baru berupa karet tambahan.
Tak hanya dari beban kendaraan sebelumnya saja, ada juga faktor lain, yakni sejauh mana kendaraan dan ban tersebut telah digunakan. Apabila ban sudah digunakan untuk perjalanan jauh dalam waktu yang cukup lama, bisa jadi ban mobil bekas cenderung lebih tipis. Tentu ini dapat berpengaruh pada daya cengkeram mobil terhadap aspal. Menurunnya daya cengkeram juga bisa jadi penyebab pecahnya ban pada saat kendaraan dipacu dengan kecepatan tinggi.
3. Rentan benjol
Kekurangan selanjutnya dari ban mobil bekas yang digunakan pada mobil adalah kerentanannya terhadap benjolan. Munculnya benjolan pada ban bekas dapat disebabkan oleh banyak faktor, contohnya produksi yang tidak sempurna ketika divulkanisir. Di samping itu, tekanan angin juga berpengaruh pada bentuk ban.
Jika hal itu dibiarkan, akan terjadi deformasi dan mengakibatkan benjolan. Akhirnya, benjolan pun tak bisa diperbaiki dan Drivemate harus menggantinya dengan yang baru. Bila ban dipaksa berjalan dalam kondisi benjol, kerusakan bisa merembet ke bagian ban lainnya. Dengan kata lain, umur dari ban bekas tidak akan lebih lama daripada ban mobil baru pada umumnya.
4. Ban yang belum terstandarisasi
Selain hal di atas, salah satu kekurangan beli ban mobil bekas adalah masalah standarisasi. Pada dasarnya, ban bekas atau vulkanisir adalah ban bekas yang ditambah lapisan karet khusus pada bagian tapaknya. Dengan begitu, ban akan terlihat lebih baik seperti kondisi baru.
Meski dari sisi luar tampak baik-baik saja, tapi yang menjadi masalah pada ban rekondisi seperti ini adalah tidak adanya standarisasi yang jelas, termasuk pengujian pada batas-batas tertentu. Ban dengan kondisi seperti ini akan membahayakan pengemudi maupun mobil itu sendiri, apalagi bila digunakan untuk kendaraan yang sifatnya komersial, seperti bus dan truk.
Gunakan ban OEM Dunlop demi keamanan dan kenyamanan
Ban mobil bekas tentu berbeda dengan ban baru yang sudah teruji kualitasnya, sebab ban baru telah melewati standar uji dari pabrik sebelum diedarkan ke pasaran. Dengan begitu, konsumen pun menjadi lebih aman dan nyaman saat menggunakannya. Selain itu, biasanya ban baru juga memiliki garansi resmi dari pabrik.
Untuk itu, gunakan selalu ban OEM Dunlop ENASAVE EC300+ yang memiliki beberapa keunggulan, seperti umur pakai yang panjang, hemat bahan bakar, dan dapat meningkatkan kenyamanan saat berkendara. Selain itu, ban ini juga telah memakai material terbaik, yakni Jointless Full Nylon Band.
Bagaimana, Drivemate, masih ingin menggunakan ban mobil bekas untuk kendaraan pribadi? Yuk, ganti ban lama yang sudah mulai tipis dan aus dengan ban OEM Dunlop agar Drivemate bisa lebih hemat biaya bahan bakar dan perawatan ban karena umur pakai yang lebih panjang!
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiJelajahi 6 Pulau di Indonesia, DUNLOP Direzza DZ102 Temani Ekspedisi Garasi Drift Bersama Subaru BRZ Kuhl Outroad
Garasi Drift bersama Ziko Harnadi dan Dipo Dwiki menjelajahi enam pulau, dari Jawa hingga Sumba, menggunakan Subaru BRZ Kuhl Outroad berbekal ban DUNLOP Direzza DZ102. Usai ekspedisi, mobil ini tampil di IMX 2026 lengkap dengan jejak pasir dari Sumba.
Lihat Detail InformasiDari Pembelian Ban ke Liburan Keluarga di Bali, Tiga Keluarga Rasakan Pengalaman Istimewa Bersama DUNLOP
Lewat program BEYOND THE DRIVE REWARDS, tiga keluarga konsumen DUNLOP memenangkan liburan tiga hari dua malam di Nusa Dua, Bali. Program undian untuk pembelian ban di DUNLOP Shop ini juga menghadirkan ribuan hadiah cashback senilai total ratusan juta rupiah.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Blog
Lihat Detail Informasi6 Kesalahan Perawatan Ban Mobil yang Membuat Umur Ban Lebih Pendek
Kebiasaan sepele bisa membuat ban mobil cepat aus. Kenali 6 kesalahan perawatan ban mobil, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga jarang memeriksa tapak ban, serta tips merawat ban agar lebih awet, nyaman, dan aman digunakan.
Lihat Detail InformasiArti Lampu Indikator Mobil dan Solusi Mengatasinya
Lampu indikator mobil adalah peringatan awal tentang kondisi kendaraan. Pelajari arti indikator check engine, aki, oli, ABS, dan suhu mesin, penyebab lampu dasbor menyala, serta langkah yang perlu dilakukan pengemudi agar tetap aman di jalan.
Lihat Detail InformasiTanda Motor Turun Mesin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya
Turun mesin biasanya diawali gejala yang bisa dikenali sejak dini. Pahami apa itu turun mesin, penyebabnya, tanda-tanda seperti asap putih dan suara mesin kasar, serta cara mencegahnya dengan perawatan rutin.





