Kuasai Tiga Teknik Pengereman yang Berguna
Kemampuan mengemudi perlu semakin ditingkatkan demi keselamatan berkendara. Salah satu yang mesti dikuasai dengan baik adalah teknik pengereman. Ternyata ada tiga teknik yang bisa dipakai untuk situasi yang berbeda-beda.
Mengemudi mobil ternyata tidak hanya sekadar memainkan pedal gas, kopling, atau sekadar mengerem. Ada teknik-teknik yang tepat. Hal itu perlu dipahami supaya jaminan selalu selamat di jalan semakin meningkat.
Salah satu yang perlu dikuasai adalah teknik-teknik pengereman. Memahami dan menguasainya dengan baik sangat membantu saat menghadapi beberapa situasi krusial. Selain itu, teknik pengereman yang tepat juga membuat pengemudi mampu mengendalikan dan menghentikan kendaraan dengan sempurna. Akibatnya kendaraan akan lebih aman bagi diri sendiri dan orang lain
Lantas, apa sajakah teknik pengereman yang perlu dikuasai? Inilah tiga teknik pengereman untuk mobil non-Anti Lock Braking System (ABS).
Teknik ini perlu diketahui karena, tidak seperti mobil dengan ABS yang mampu menjaga roda tidak berhenti seketika saat mobil masih melaju dan direm mendadak, mobil non-ABS dapat mengalami kondisi kampas rem terkunci atau menjepit terlalu lama. Hal ini sangat berbahaya karena pengemudi bisa kehilangan kendali atas kendaraan.
Teknik Stab
Salah satu teknik pengereman yang perlu dikuasai. Melalui teknik ini, pengemudi bisa mengurangi kecepatan kendaraan dan menghindarkan ban mobil dari keadaan terkunci sehingga sangat vital.
Untuk melakukannya, pengemudi menekan pedal rem, melepas, dan menekannya lagi secara bergantian dengan cepat. Gerakan tersebut bisa dilakukan secara berulang-ulang hingga kendaraan melambat di kecepatan yang diinginkan.
Teknik stab sangat berguna di mobil dengan sistem pengereman yang menggunakan drum brake atau tromol. Namun, teknik ini tidak mudah dikuasai. Oleh sebab itu, disarankan untuk didampingi seorang pakar ketika hendak melatihnya.
Teknik Squeeze
Teknik pengereman lain yang harus dikuasai adalah teknik squeeze. Teknik ini sangat bermanfaat ketika mengemudikan mobil tanpa fitur ABS .
Cara mempraktikkannya sangat mudah. Pedal rem diinjak, dilepas, dan diinjak lagi secara berulang-ulang. Sekilas memang mirip dengan teknik stab. Namun, hal yang membedakannya adalah kecepatan berpindah dari menginjak ke melepas pedal rem. Dalam teknik squeeze, pengemudi diharap melakukannya dengan perlahan-lahan, berkebalikan dengan teknik stab.
Teknik Treshold
Teknik terakhir yang perlu dikuasai dalam pengereman dengan mobil non-ABS adalah teknik treshold. Teknik ini bertujuan supaya ban mobil tidak terkunci sehingga masih bisa dibelokkan ketika direm.
Cara mempraktikkannya adalah dengan menginjak pedal rem secara mengambang. Hal itu dimaksudkan pengemudi tidak menginjaknya seratus persen, namun hanya sekitar 90 persen. Dengan demikian, masih ada sisa 10 persen rem yang tidak terinjak.
Teknik ini berguna untuk mengindari ban mobil terkunci. Akibatnya kecepatan mobil berkurang dan mobil tetap bisa dikendalikan dengan baik.
Itulah tiga teknik pengereman yang bermanfaat bagi mobil non-ABS. Imbangilah semua teknik tersebut dengan engine brake dan penurunan gigi ketika kecepatan mobil mulai menurun. Dengan itu, pengereman akan optimal dan mobil selalu terkendali.
Pastikan pula ban selalu dalam kondisi prima agar pengereman optimal. Hal itu bisa dihadirkan dengan menggunakan ban berkualitas. Maka, gunakan ban Dunlop yang sudah terpercaya. Ban Dunlop dijamin menghadirkan cengkeraman kuat di permukaan jalan yang penting untuk keselamatan berkendara.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiJelajahi 6 Pulau di Indonesia, DUNLOP Direzza DZ102 Temani Ekspedisi Garasi Drift Bersama Subaru BRZ Kuhl Outroad
Garasi Drift bersama Ziko Harnadi dan Dipo Dwiki menjelajahi enam pulau, dari Jawa hingga Sumba, menggunakan Subaru BRZ Kuhl Outroad berbekal ban DUNLOP Direzza DZ102. Usai ekspedisi, mobil ini tampil di IMX 2026 lengkap dengan jejak pasir dari Sumba.
Lihat Detail InformasiDari Pembelian Ban ke Liburan Keluarga di Bali, Tiga Keluarga Rasakan Pengalaman Istimewa Bersama DUNLOP
Lewat program BEYOND THE DRIVE REWARDS, tiga keluarga konsumen DUNLOP memenangkan liburan tiga hari dua malam di Nusa Dua, Bali. Program undian untuk pembelian ban di DUNLOP Shop ini juga menghadirkan ribuan hadiah cashback senilai total ratusan juta rupiah.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Blog
Lihat Detail Informasi6 Kesalahan Perawatan Ban Mobil yang Membuat Umur Ban Lebih Pendek
Kebiasaan sepele bisa membuat ban mobil cepat aus. Kenali 6 kesalahan perawatan ban mobil, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga jarang memeriksa tapak ban, serta tips merawat ban agar lebih awet, nyaman, dan aman digunakan.
Lihat Detail InformasiArti Lampu Indikator Mobil dan Solusi Mengatasinya
Lampu indikator mobil adalah peringatan awal tentang kondisi kendaraan. Pelajari arti indikator check engine, aki, oli, ABS, dan suhu mesin, penyebab lampu dasbor menyala, serta langkah yang perlu dilakukan pengemudi agar tetap aman di jalan.
Lihat Detail InformasiTanda Motor Turun Mesin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya
Turun mesin biasanya diawali gejala yang bisa dikenali sejak dini. Pahami apa itu turun mesin, penyebabnya, tanda-tanda seperti asap putih dan suara mesin kasar, serta cara mencegahnya dengan perawatan rutin.





