Lane Keeping Assist Menjaga Mobil Tetap di Jalurnya
Kondisi jalan saat ini semakin ramai. Jika mobil melaju melenceng dari jalurnya, maka akan sangat berbahaya. Oleh sebab itu, penggunaan Lane Keeping Assist akan membantu.
Mengemudi tetap di jalurnya memang akan meminimalkan potensi kecelakaan. Mobil akan melaju dengan aman. Namun, seringkali hal itu tidak bisa dilakukan. Entah karena pengemudi kurang konsentrasi, kelelahan, ataupun sebab lainnya, mobil dapat melenceng keluar dari lajurnya.
Hal ini bisa berakibat fatal. Kecelakaan dapat terjadi jika kendaraan bergeser dari jalur mengemudi tanpa disengaja. Oleh sebab itulah, teknologi penunjang keselamatan seperti Lane Keeping Assist bisa berguna.
Apa Itu Lane Keeping Assist?
Sering pula disebut sebagai Lane Departure Warning, Lane Keeping Assist merupakan sistem elektronik yang memberi peringatan kepada pengemudi ketika kendaraan yang dikemudikannya melenceng dari jalurnya. Secara otomatis, Lane Keeping Assist akan memperingatkan begitu sudah diaktifkan.
Adapun bentuk peringatannya bermacam-macam. Ada yang menggunakan alarm, suara notifikasi, getaran, hingga tanda lampu di dasbor pengemudi. Namun, terdapat pula Lane Keeping Assist yang mampu secara otomatis mengoreksi setir kemudi sendiri untuk kembali ke jalur yang tepat.
Meski begitu, peringatan tidak akan muncul jika pengemudi memang sengaja keluar dari jalur. Misalnya hendak berpindah lajur atau berbelok. Cukup dengan mengaktifkan lampu sein tanda belok, maka Lane Keeping Assist tidak akan mengoreksi pergerakan mobil.
Lane Keeping Assist dihadirkan sebagai solusi atas kerawanan yang muncul atas pengemudian yang melenceng dari jalurnya. Hal tersebut dinilai berbahaya karena dapat memicu kecelakaan lalu lintas.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Setiap produsen mobil memiliki sistem kerja Lane Keeping Assist yang berbeda-beda. Namun, secara garis besar, teknologi penunjang keselamatan ini mengandalkan sensor ataupun kamera dalam menjalankan operasionalnya.
Sensor atau kamera akan dipasang di bagian depan dan belakang mobil. Biasanya komponen tersebut ditaruh di area windscreen.
Berkat itu, laju mobil akan terdeteksi dalam sistem. Begitu menemukan pergerakan yang melenceng, notifikasi ataupun koreksi pengemudian akan berjalan secara otomatis.
Akan tetapi, sistem Lane Keeping Assist membutuhkan tampilan lajur jalan yang jelas. Jalurnya harus diberi tanda dan tidak tertutupi, supaya sistem bisa bekerja maksimal. Jika tandanya hilang atau ditutup, maka identifikasi lajur jalan tidak bisa berjalan, sehingga sistem tidak berfungsi dengan baik.
Pemakaian Lane Keeping Assist terbukti sangat mendukung keselamatan lalu lintas. Berdasarkan hasil riset GIDAS pada 2011, jika menggunakannya, sekitar 26% kecelakaan bisa dicegah.
Cocok Untuk Jalan Raya yang Sepi
Lane Keeping Assist memang akan sangat membantu pengemudi dalam menjaga pengemudian tetap di jalurnya. Namun, sistem ini hanya bisa diterapkan dalam kecepatan tertentu. Biasanya ada di rentang kecepatan antara 65 hingga 180 km per jam.
Selain itu, Lane Keeping Assist juga membutuhkan cornering radius minimal 230 meter. Tidak aneh, sistem ini lebih cocok digunakan di jalan raya yang sepi.
Kerepotan malah bisa dirasakan jika menggunakannya di jalanan yang ramai seperti di dalam kota. Kepadatan lalu-lintas sering memaksa pengemudi untuk berpindah lajur. Bayangkan jika peringatan Lane Keeping Assist terus muncul dalam kondisi tersebut? Pengemudi dapat merasa terganggu.
Lane Keeping Assist disarankan hanya diaktifkan di jalan bebas hambatan yang memungkinkan mobil melaju kencang. Hal ini akan membantu sekali bagi pengemudi yang mungkin mengalami penurunan konsentrasi akibat kelelahan karena menempuh perjalanan panjang.
Kendati demikian, belum banyak mobil yang dilengkapi dengan Lane Keeping Assist. Namun, ke depan diyakini kondisinya akan berbeda. Sistem ini akan populer sehingga pergeseran laju mobil keluar dari jalurnya tanpa disengaja akan diminimalkan.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiJelajahi 6 Pulau di Indonesia, DUNLOP Direzza DZ102 Temani Ekspedisi Garasi Drift Bersama Subaru BRZ Kuhl Outroad
Garasi Drift bersama Ziko Harnadi dan Dipo Dwiki menjelajahi enam pulau, dari Jawa hingga Sumba, menggunakan Subaru BRZ Kuhl Outroad berbekal ban DUNLOP Direzza DZ102. Usai ekspedisi, mobil ini tampil di IMX 2026 lengkap dengan jejak pasir dari Sumba.
Lihat Detail InformasiDari Pembelian Ban ke Liburan Keluarga di Bali, Tiga Keluarga Rasakan Pengalaman Istimewa Bersama DUNLOP
Lewat program BEYOND THE DRIVE REWARDS, tiga keluarga konsumen DUNLOP memenangkan liburan tiga hari dua malam di Nusa Dua, Bali. Program undian untuk pembelian ban di DUNLOP Shop ini juga menghadirkan ribuan hadiah cashback senilai total ratusan juta rupiah.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Blog
Lihat Detail Informasi6 Kesalahan Perawatan Ban Mobil yang Membuat Umur Ban Lebih Pendek
Kebiasaan sepele bisa membuat ban mobil cepat aus. Kenali 6 kesalahan perawatan ban mobil, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga jarang memeriksa tapak ban, serta tips merawat ban agar lebih awet, nyaman, dan aman digunakan.
Lihat Detail InformasiArti Lampu Indikator Mobil dan Solusi Mengatasinya
Lampu indikator mobil adalah peringatan awal tentang kondisi kendaraan. Pelajari arti indikator check engine, aki, oli, ABS, dan suhu mesin, penyebab lampu dasbor menyala, serta langkah yang perlu dilakukan pengemudi agar tetap aman di jalan.
Lihat Detail InformasiTanda Motor Turun Mesin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya
Turun mesin biasanya diawali gejala yang bisa dikenali sejak dini. Pahami apa itu turun mesin, penyebabnya, tanda-tanda seperti asap putih dan suara mesin kasar, serta cara mencegahnya dengan perawatan rutin.





