Mengemudi Sesuai Selera Dengan Driving Mode
Mobil-mobil modern banyak yang sudah dibekali dengan driving mode. Fitur ini sangat memudahkan bagi pengemudi karena bisa memilih mode pengemudian sesuai selera dan kebutuhannya.
Driving mode sebenarnya bukan hal baru. Penggunaannya sudah ada sejak lama. Diyakini pemakai awalnya adalah produsen mobil asal Inggris untuk keperluan mobil SUV miliknya. Kehadirannya ditujukan untuk mempermudah pengemudian yang dijalankan.
Pada akhirnya, driving mode terus berkembang. Awalnya memang hanya mobil mewah yang menggunakannya. Namun, belakangan, mode pengemudian juga sudah disematkan ke berbagai jenis mobil lain.
Apa Sebenarnya Driving Mode?
Driving mode adalah fitur yang memberi kesempatan kepada pengemudi untuk memilih cara mengemudi sekaligus mengubah preferensi pengemudian sesuai selera dan kebutuhan. Teknologi ini memungkinkan perubahan pengaturan kendaraan seusai dengan jenis mode pengemudian yang dipilih. Namun perbedaannya tergantung kepada berbagai hal seperti merek kendaraan dan jenis mode pengemudian.
Akan tetapi, secara umum, mode pengemudian hadir ketika intervensi kepada aneka aspek di kendaraan terjadi. Biasanya akan ada pengaturan di tuas pedal gas atau rem, jumlah bahan bakar yang digunakan, suspensi, hingga traksi yang dihadirkan. Hal-hal tersebut disesuaikan untuk menghadirkan satu jenis driving mode.
Alhasil, jika satu kendaraan memiliki beberapa driving mode, sensasi mengemudi bisa berbeda-beda. Satu mode pengemudian akan menghadirkan “rasa yang unik” dibanding yang lainnya.
Kemampuan mobil menghadirkan driving mode tidak lepas dari keberadaan teknologi Electronic Control Unit (ECU). Ini adalah sistem yang mengontrol berbagai hal di mobil seperti transmisi mesin, suspensi, pengereman, hingga setir kemudi.
Berkat ECU, mode pengemudian bisa dihadirkan. ECU bisa mengatur pengaturan tertentu untuk menghadirkan satu driving mode. Lalu, pengaturan lain ganti dihadirkan untuk jenis yang berbeda.
Berbagai Jenis Driving Mode
Driving mode sengaja dihadirkan untuk memberi pilihan kepada pengemudi dalam mengemudi sesuai selera dan kebutuhan. Oleh karena itu terdapat berbagai pilihan yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.
Namun, setiap merek dan jenis kendaraan punya mode pengemudian berbeda. Meski begitu, secara umum terdapat beberapa jenis yang sering dihadirkan. Berikut ini daftarnya.
â— Sports Mode
Ini adalah mode pengemudian yang membuat mobil lebih menarik dan menyenangkan untuk dikemudikan. Biasanya mode ini cocok digunakan ketika berada di dalam sirkuit.
Akan tetapi, intensitas sports mode sangat tergantung kepada model kendaraan. Meski begitu, secara umum, tuas pedal akan lebih responsif sehingga mobil bisa berakselerasi dengan cepat.
Selain itu, dalam mode pengemudian ini suplai bahan bakar ke mesin juga ditingkatkan untuk menghadirkan tenaga yang besar. Tidak jarang suspensi diperkeras dan setir kemudi lebih berat. Hal itu akan membuat sensasi mengemudi semakin menyenangkan.
â— Eco Mode
Driving mode yang secara khusus dirancang guna menekan konsumsi bahan bakar. Tujuannya supaya pemakaian energi di mobil lebih efisien. Biasanya hal ini dicapai dengan mengurangi suplai bahan bakar ke mesin.
Selain itu, tuas pedal juga diatur agar responsnya berkurang. Bahkan, kerap kali silinder mesin juga dinonaktifkan. Hal ini memang akan membuat konsumsi bahan bakar lebih irit. Namun, mobil akan melaju lebih berat dari biasanya.
â— Comfort Mode
Mode pengemudian yang memberi kenyamanan ekstra bagi kendaraan. Mode ini sering dipakai untuk berkendara sehari-hari atau sedang melakukan perjalanan jauh. Sebab, mobil akan terasa nyaman.
Kebanyakan suspensi diatur selembut mungkin agar terasa empuk ketika terkena guncangan. Lalu, setir dibuat ringan untuk memudahkan manuver. Selain itu, perpindahan gigi diatur sedemikian rupa supaya mulus.
â— Individual/Custom Mode
Mode pengemudian yang memberi kesempatan kepada pengemudi untuk membuat pengaturan sendiri. Pengemudi dapat mengatur berbagai hal agar bisa menghadirkan sensasi dan cara mengemudi yang diinginkannya.
Meski begitu, pengaturan dibatasi untuk beberapa aspek tertentu saja. Hal ini diperlukan supaya keamanan mobil tetap terjamin.
Segera aktifkan driving mode jika ingin menikmati sensasi berkendara yang berbeda dari biasanya. Cari tombol atau tuas pengaktifan yang ada. Biasanya posisinya selalu terletak di sekitar kursi pengemudi agar mempermudah pemilihan.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiJelajahi 6 Pulau di Indonesia, DUNLOP Direzza DZ102 Temani Ekspedisi Garasi Drift Bersama Subaru BRZ Kuhl Outroad
Garasi Drift bersama Ziko Harnadi dan Dipo Dwiki menjelajahi enam pulau, dari Jawa hingga Sumba, menggunakan Subaru BRZ Kuhl Outroad berbekal ban DUNLOP Direzza DZ102. Usai ekspedisi, mobil ini tampil di IMX 2026 lengkap dengan jejak pasir dari Sumba.
Lihat Detail InformasiDari Pembelian Ban ke Liburan Keluarga di Bali, Tiga Keluarga Rasakan Pengalaman Istimewa Bersama DUNLOP
Lewat program BEYOND THE DRIVE REWARDS, tiga keluarga konsumen DUNLOP memenangkan liburan tiga hari dua malam di Nusa Dua, Bali. Program undian untuk pembelian ban di DUNLOP Shop ini juga menghadirkan ribuan hadiah cashback senilai total ratusan juta rupiah.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Blog
Lihat Detail Informasi6 Kesalahan Perawatan Ban Mobil yang Membuat Umur Ban Lebih Pendek
Kebiasaan sepele bisa membuat ban mobil cepat aus. Kenali 6 kesalahan perawatan ban mobil, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga jarang memeriksa tapak ban, serta tips merawat ban agar lebih awet, nyaman, dan aman digunakan.
Lihat Detail InformasiArti Lampu Indikator Mobil dan Solusi Mengatasinya
Lampu indikator mobil adalah peringatan awal tentang kondisi kendaraan. Pelajari arti indikator check engine, aki, oli, ABS, dan suhu mesin, penyebab lampu dasbor menyala, serta langkah yang perlu dilakukan pengemudi agar tetap aman di jalan.
Lihat Detail InformasiTanda Motor Turun Mesin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya
Turun mesin biasanya diawali gejala yang bisa dikenali sejak dini. Pahami apa itu turun mesin, penyebabnya, tanda-tanda seperti asap putih dan suara mesin kasar, serta cara mencegahnya dengan perawatan rutin.





