Perhatikan 3 Hal Ini Saat Gunakan Ban Mobil Temporary Tire
Mengalami kebocoran ban mobil adalah kejadian yang paling tidak diinginkan oleh setiap pengendara, apalagi bila hal itu terjadi di tengah perjalanan yang jauh dari permukiman, seperti jalan tol. Solusi yang sering digunakan adalah dengan menggunakan temporary tire yang tersedia di dalam mobil. Apa itu temporary tire dan apakah aman digunakan dalam kondisi darurat? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya, Drivemate!
Apa itu temporary tire?
Bagi Drivemate yang masih asing dengan istilah ini, temporary tire adalah ban mobil cadangan dengan velg kaleng, besi, atau baja, serta memiliki ukuran yang biasanya tidak sama dengan ukuran ban utama. Kemampuan dari ban mobil jenis ini tentunya tidak sama dengan ban utama.
Secara fisik, Drivemate bisa dengan mudah mengetahui ban tersebut berjenis temporary tire dari bentuk velg-nya yang terdapat tulisan temporary atau simbol T dan terkadang memiliki warna yang mencolok seperti kuning atau biru.
Pengendara yang mengemudikan mobil dengan ban jenis temporary tire akan merasakan pengalaman menyetir yang berbeda, baik dari segi pengendalian maupun stabilitas ban. Untuk mendapatkan pengalaman menyetir yang lebih aman dan nyaman, sebaiknya gunakan ban OEM Dunlop.
Perbedaan kualitas temporary tire dengan ban OEM
Ban OEM atau Original Equipment Manufacturer adalah ban asli dan orisinal. Ban OEM adalah hasil produksi dari perusahaan yang telah tersertifikasi dari pabrik resmi. Selanjutnya, ban hasil produksi tersebut dijual dengan nama salah satu brand yang memproduksinya seperti Dunlop.
Berbeda dengan temporary tire yang memiliki kelemahan dari segi ukuran, daya tahan, dan usia pemakaian. Ban OEM memiliki berbagai ukuran yang dapat disesuaikan dengan ukuran ban asli Drivemate. Misalnya, dari segi load index (daya tahan beban), speed symbol (batas kecepatan ban), serta pattern (pola pada ban) yang bisa disesuaikan untuk keperluan jalan halus hingga off road.
3 Hal yang harus diperhatikan saat gunakan temporary tire
Apabila saat ini Drivemate terpaksa untuk tetap menggunakan temporary tire, berikut ini adalah tiga hal yang harus Drivemate perhatikan.
1. Cek tekanan angin ban
Periksa tekanan angin pada temporary tire yang Drivemate miliki. Umumnya mobil berkapasitas tujuh orang disarankan memiliki ban cadangan dengan tekanan sebesar 44 Psi atau 300 kPa (3.O Kgf/Cm2). Ada baiknya untuk melebihkan tekanan ban tersebut untuk menghindari penyusutan tekanan ban sampai tiba saatnya digunakan. Sebagai langkah preventif, lakukan pemeriksaan sebelum Drivemate memutuskan untuk berangkat atau bepergian.
2. Gunakan sekali-kali
Sesuai dengan namanya, temporary tire hanya digunakan dalam jangka waktu sementara. Ban tersebut memang didesain hanya sebagai ban pengganti di kala ban utama mengalami masalah sampai Drivemate menemukan bengkel untuk memperbaiki atau menggantinya. Karena jarang digunakan dan diperhatikan, sebaiknya Drivemate mengecek kondisi ban cadangan sebelum bepergian agar dapat digunakan di kondisi darurat.
3. Perhatikan kecepatan mobil
Hal selanjutnya yang perlu Drivemate perhatikan adalah kecepatan mobil saat melaju dengan ban jenis temporary tire tidak boleh digunakan pada kecepatan lebih dari 80 km/jam dan hanya dapat digunakan untuk keperluan mendesak.
Ban mobil selayaknya kaki manusia, jika mengalami kerusakan, akan menghambat aktivitas Drivemate sehari-hari. Selalu perhatikan kualitas ban agar perjalanan Drivemate minim risiko dengan menggunakan ban OEM dari Dunlop yang memiliki kualitas ban terbaik. Informasi lebih lengkap mengenai permasalahan ban beserta solusinya bisa Drivemate dapatkan dari Instagram Dunlop. Untuk informasi seputar ban OEM, kunjungi Dunlop.co.id!
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiJelajahi 6 Pulau di Indonesia, DUNLOP Direzza DZ102 Temani Ekspedisi Garasi Drift Bersama Subaru BRZ Kuhl Outroad
Garasi Drift bersama Ziko Harnadi dan Dipo Dwiki menjelajahi enam pulau, dari Jawa hingga Sumba, menggunakan Subaru BRZ Kuhl Outroad berbekal ban DUNLOP Direzza DZ102. Usai ekspedisi, mobil ini tampil di IMX 2026 lengkap dengan jejak pasir dari Sumba.
Lihat Detail InformasiDari Pembelian Ban ke Liburan Keluarga di Bali, Tiga Keluarga Rasakan Pengalaman Istimewa Bersama DUNLOP
Lewat program BEYOND THE DRIVE REWARDS, tiga keluarga konsumen DUNLOP memenangkan liburan tiga hari dua malam di Nusa Dua, Bali. Program undian untuk pembelian ban di DUNLOP Shop ini juga menghadirkan ribuan hadiah cashback senilai total ratusan juta rupiah.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Blog
Lihat Detail Informasi6 Kesalahan Perawatan Ban Mobil yang Membuat Umur Ban Lebih Pendek
Kebiasaan sepele bisa membuat ban mobil cepat aus. Kenali 6 kesalahan perawatan ban mobil, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga jarang memeriksa tapak ban, serta tips merawat ban agar lebih awet, nyaman, dan aman digunakan.
Lihat Detail InformasiArti Lampu Indikator Mobil dan Solusi Mengatasinya
Lampu indikator mobil adalah peringatan awal tentang kondisi kendaraan. Pelajari arti indikator check engine, aki, oli, ABS, dan suhu mesin, penyebab lampu dasbor menyala, serta langkah yang perlu dilakukan pengemudi agar tetap aman di jalan.
Lihat Detail InformasiTanda Motor Turun Mesin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya
Turun mesin biasanya diawali gejala yang bisa dikenali sejak dini. Pahami apa itu turun mesin, penyebabnya, tanda-tanda seperti asap putih dan suara mesin kasar, serta cara mencegahnya dengan perawatan rutin.





