Perhatikan Batas Aman Kecepatan Ban
Kasus pecah ban di jalan masih sering terjadi. Pemicunya beragam. Selain kondisi ban yang sudah buruk, mengemudi dengan melanggar batas aman kecepatan ban kerap pula menjadi penyebabnya.
Hal ini sering tidak disadari oleh pengemudi. Belum banyak yang tahu tentang limit kecepatan yang bisa ditoleransi oleh sebuah ban. Jadi, banyak yang asal menginjak pedal gas tanpa mempedulikannya.
Padahal, hal itu sangat berbahaya. Penting untuk diketahui bahwa ban memiliki batas aman kecepatan. Nilainya bisa diketahui dari Speed Symbol yang tertera di sana.
Speed Symbol adalah tanda yang menunjukkan kecepatan maksimum yang dapat dicapai ban. Biasanya hal itu juga berkaitan dengan indeks beban yang merupakan batas aman beban yang dapat diangkut.
Tanda tersebut pasti tertera di ban. Anda harus melihatnya untuk tahu Speed Symbol setiap ban yang dipakai.
Kode dalam Speed Symbol biasanya ditunjukkan dengan huruf tertentu. Setiap produsen ban punya tanda pengkodean berbeda-beda. Namun, sebagian besar hanya dalam satu huruf. Lalu, setiap huruf tersebut pasti mewakili batas aman kecepatan khusus.
Dunlop misalnya. Batas kecepatan terendah diwakili dengan speed rating F yang berarti kecepatan maksimal 80 km/jam. Lalu ada pula speed rating P untuk kecepatan 150 km/jam. Sedangkan yang tertinggi diberi kode (Y) yang mewakili ban untuk kecepatan 300 km/jam ke atas.
Pengemudi harus tahu persis speed rating yang ada di ban. Pastikan jangan sampai melebihinya. Jika sampai lebih dari batas yang ditentukan, pengendalian mobil akan terasa sulit. Mobil bakal mudah goyah. Berbahaya sekali jika hal tersebut terjadi di jalanan yang ramai.
Bukan hanya itu, jika batas kecepatan dilanggar dan kondisi ban sudah buruk, ancaman pecah ban sangat besar. Kalau tersebut dialami, kecelakaan fatal dapat terjadi.
Oleh karena itu, jaga jangan sampai melebihi batas kecepatan yang ditoleransi ban. Lagi pula mengemudi dalam kecepatan tinggi juga berbahaya bagi keselamatan. Lebih baik mengemudi dalam ambang kecepatan normal.
BAGAIMANA JIKA GANTI BAN?
Jika memang ban dirasa kurang sesuai dengan kecepatan yang diinginkan, disarankan untuk mengganti ban. Pilih ban yang memiliki Speed Symbol lebih tinggi.
Hal tersebut dimungkinkan. Nanti performa ban cenderung terasa lebih baik. Dari segi kendali dan stabilitas berkendara bakal semakin nyaman. Mobil pun bisa diajak bermanuver dengan mulus.
Akan tetapi, hal itu harus ditebus dengan biaya yang lebih tinggi. Ban dengan Speed Symbol yang tinggi selaras dengan harganya. Semakin tinggi limitnya, maka ban pasti bertambah mahal.
Untuk itu, pertimbangkan jika ingin menggantinya. Lebih baik tetap disesuaikan dengan ban standar yang ada di mobil. Nilai batas kecepatannya sudah pasti disesuaikan dengan kemampuan dan spesifikasi kendaraan. Itu akan mengantisipasi kemungkinan memacu mobil melebihi batas kemampuannya.
Lagi pula mengemudi dengan kecepatan tinggi memiliki risiko tinggi. Keselamatan Anda dan orang lain menjadi taruhannya. Maka, mengemudilah dengan kecepatan normal demi mematuhi peraturan lalu lintas.
Pemahaman tentang Speed Symbol perlu diketahui demi keselamatan berkendara. Jika paham batas kecepatan yang ditoleransi oleh ban, maka pengemudi bisa menyesuaikannya supaya aman.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiJelajahi 6 Pulau di Indonesia, DUNLOP Direzza DZ102 Temani Ekspedisi Garasi Drift Bersama Subaru BRZ Kuhl Outroad
Garasi Drift bersama Ziko Harnadi dan Dipo Dwiki menjelajahi enam pulau, dari Jawa hingga Sumba, menggunakan Subaru BRZ Kuhl Outroad berbekal ban DUNLOP Direzza DZ102. Usai ekspedisi, mobil ini tampil di IMX 2026 lengkap dengan jejak pasir dari Sumba.
Lihat Detail InformasiDari Pembelian Ban ke Liburan Keluarga di Bali, Tiga Keluarga Rasakan Pengalaman Istimewa Bersama DUNLOP
Lewat program BEYOND THE DRIVE REWARDS, tiga keluarga konsumen DUNLOP memenangkan liburan tiga hari dua malam di Nusa Dua, Bali. Program undian untuk pembelian ban di DUNLOP Shop ini juga menghadirkan ribuan hadiah cashback senilai total ratusan juta rupiah.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Blog
Lihat Detail Informasi6 Kesalahan Perawatan Ban Mobil yang Membuat Umur Ban Lebih Pendek
Kebiasaan sepele bisa membuat ban mobil cepat aus. Kenali 6 kesalahan perawatan ban mobil, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga jarang memeriksa tapak ban, serta tips merawat ban agar lebih awet, nyaman, dan aman digunakan.
Lihat Detail InformasiArti Lampu Indikator Mobil dan Solusi Mengatasinya
Lampu indikator mobil adalah peringatan awal tentang kondisi kendaraan. Pelajari arti indikator check engine, aki, oli, ABS, dan suhu mesin, penyebab lampu dasbor menyala, serta langkah yang perlu dilakukan pengemudi agar tetap aman di jalan.
Lihat Detail InformasiTanda Motor Turun Mesin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya
Turun mesin biasanya diawali gejala yang bisa dikenali sejak dini. Pahami apa itu turun mesin, penyebabnya, tanda-tanda seperti asap putih dan suara mesin kasar, serta cara mencegahnya dengan perawatan rutin.





