Perlukah Memakai Ban Low Profile?


Sering disebut sebagai ban ceper, ban low profile menarik minat sebagian pihak. Tidak sedikit yang memilih menggunakannya. Namun, apakah perlu memakai ban low profile? Pertanyaan tersebut sering dilontarkan.
Di mata sebagian pihak, ban low profile dianggap sangat menarik. Segi estetikanya dinilai tinggi sehingga ketika dipasangi ban low profile, kendaraan langsung terlihat elegan dan sporty.
Namun, estetika bukan satu-satunya faktor. Banyak pertimbangan yang harus diambil ketika ingin menggunakan ban low profile. Hal itu dikarenakan pengemudian juga akan terpengaruh jika mengganti ban biasa ke ban ceper.
Oleh sebab itu, pahami dulu ban low profile secara lebih mendalam. Setelah itu, keputusan bisa diambil. Berikut ini seluk-beluk ban low profile yang wajib diketahui
Apa Sebenarnya Ban Low Profile?
Ban low profile merupakan sebutan yang merujuk kepada ban yang dengan bagian dinding samping yang lebih sempit. Hal ini bisa diidentifikasi secara visual. Dibanding ban high profile, terdapat perbedaan yang kentara. Bagian sampingnya memang lebih kecil.
Namun, melakukan identifikasi hanya berdasar pengamatan bisa kurang akurat. Lebih baik melihat nilai aspect ratio yang ada di ban. Biasanya nilainya dicantumkan di dinding samping ban.
Terdapat tiga angka yang tertera di sana. Untuk melihat ban low profile, lihat angka kedua. Jika nilainya di bawah atau sama dengan 55, maka ban tersebut termasuk ban low profile.
Perhitungan mudahnya seperti ini. Angka kedua menunjukkan persentase tinggi dinding ban dibanding lebar ban. Misalnya angka 215/55/17. Hal ini menunjukkan bahwa tinggi dinding ban 55% dari 215 mm yang merupakan lebar ban. Maka, tingginya cuma 118,25 mm.
Kelebihan dan Kekurangan Ban Low Profile
Desain ban low profile yang khas memberikan karakter tersendiri. Terdapat kelebihan dan kekurangan yang perlu diketahui sebelum memutuskan memakainya.
Kelebihan Ban Low Profile
â—Pengemudian Lebih Mudah
Ban low profile mampu memberikan kendali atas mobil yang lebih bagus. Dinding ban yang lebih sempit membuat respons untuk berbelok lebih mudah.
â—Menikung Lebih Nyaman
Dinding ban yang lebih kecil mempermudah mobil untuk menikung. Ban akan lebih mencengkeram permukaan jalan di tikungan dibanding ban reguler.
â—Pengereman Lebih Baik
Ban low profile memungkinkan rem yang dipasang lebih besar. Ini membuat pengereman lebih responsif.
â—Menghadirkan Traksi yang Lebih Besar
Contact patch yang lebih luas menghadirkan traksi yang lebih besar. Ini membuat pengendalian mobil lebih mudah. Mobil akan lebih stabil.
Kekurangan Ban Low Profile
â—Kenyamanan Berkendara Berkurang
Kenyamanan mobil yang memakai ban low profile bisa berkurang. Jika ada jalan yang tidak rata, guncangan akan lebih terasa.
â—Ban Lebih Bising
Bisa jadi suara yang dihasilkan ban akan jauh lebih keras dibanding ban reguler. Tingkat kebisingan di kabin pun bertambah.
â—Ban Lebih Mudah Rusak
Dibanding ban high profile, kemungkinan ban low profile untuk rusak lebih tinggi. Ban juga lebih cepat aus sehingga jangka waktu penggantian lebih pendek.
â—Pengemudian Bisa Terasa Keras
Ban low profile dapat membuat mobil terasa keras. Desain dinding ban yang sempit dan kaku menjadi penyebabnya.
Pertimbangan Sebelum Memakai Ban Low Profile
Sekarang saatnya menentukan untuk memakai ban low profile atau tidak. Untuk mengambil keputusan, lihat saja sisi plus minusnya. Dari situ penentuan dapat dilakukan. Apakah karakter ban tersebut sesuai yang diinginkan?
Namun satu hal yang pasti, ban low profile lebih sering dipakai di kendaraan yang dipakai untuk kegiatan olahraga. Selain itu, ban ini kerap menjadi pilihan bagi mereka yang ingin merasakan sensasi mengemudi di mobil berperforma tinggi.
Keandalannya untuk menikung serta daya cengkeram yang baik memungkinkan mobil diajak melaju kencang. Desainnya juga memungkinkan pemasangan rem yang lebih besar sehingga pengereman bisa lebih responsif.
Anda bisa memakainya jika memang menginginkan karakter pengemudian seperti itu. Namun, jika tidak, ban low profile kurang disarankan untuk pemakaian harian. Ban akan lebih terasa kurang nyaman dan keras. Jika ada permukaan yang tidak rata, guncangan besar akan dirasakan. Bahkan, ban low profile harus dihindari untuk kendaraan SUV.
Bukan hanya itu, harga ban low profile cenderung lebih mahal dibanding ban reguler. Ini juga bisa menjadi pertimbangan karena ban ceper lebih rawan rusak. Biaya ban pasti lebih tinggi.
Jadi, masih mau menggunakan ban low profile? Pilihan ada di tangan Anda.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiJelajahi 6 Pulau di Indonesia, DUNLOP Direzza DZ102 Temani Ekspedisi Garasi Drift Bersama Subaru BRZ Kuhl Outroad
Garasi Drift bersama Ziko Harnadi dan Dipo Dwiki menjelajahi enam pulau, dari Jawa hingga Sumba, menggunakan Subaru BRZ Kuhl Outroad berbekal ban DUNLOP Direzza DZ102. Usai ekspedisi, mobil ini tampil di IMX 2026 lengkap dengan jejak pasir dari Sumba.
Lihat Detail InformasiDari Pembelian Ban ke Liburan Keluarga di Bali, Tiga Keluarga Rasakan Pengalaman Istimewa Bersama DUNLOP
Lewat program BEYOND THE DRIVE REWARDS, tiga keluarga konsumen DUNLOP memenangkan liburan tiga hari dua malam di Nusa Dua, Bali. Program undian untuk pembelian ban di DUNLOP Shop ini juga menghadirkan ribuan hadiah cashback senilai total ratusan juta rupiah.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Blog
Lihat Detail Informasi6 Kesalahan Perawatan Ban Mobil yang Membuat Umur Ban Lebih Pendek
Kebiasaan sepele bisa membuat ban mobil cepat aus. Kenali 6 kesalahan perawatan ban mobil, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga jarang memeriksa tapak ban, serta tips merawat ban agar lebih awet, nyaman, dan aman digunakan.
Lihat Detail InformasiArti Lampu Indikator Mobil dan Solusi Mengatasinya
Lampu indikator mobil adalah peringatan awal tentang kondisi kendaraan. Pelajari arti indikator check engine, aki, oli, ABS, dan suhu mesin, penyebab lampu dasbor menyala, serta langkah yang perlu dilakukan pengemudi agar tetap aman di jalan.
Lihat Detail InformasiTanda Motor Turun Mesin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya
Turun mesin biasanya diawali gejala yang bisa dikenali sejak dini. Pahami apa itu turun mesin, penyebabnya, tanda-tanda seperti asap putih dan suara mesin kasar, serta cara mencegahnya dengan perawatan rutin.





