Teknologi Self Parking Mempermudah Parkir
Memarkir kendaraan dengan baik bukan perkara sepele. Terlebih lagi jika berada di kota besar yang padat. Area parkir yang sempit akan mempersulit. Beruntung saat ini mulai dikembangkan teknologi self parking yang bisa mempermudah semuanya.
Bagi sebagian orang, memarkir kendaraan bisa dirasa merepotkan. Area parkir yang terbatas membuat pengemudi harus lihai melakukan manuver supaya mobil terparkir dengan baik. Tantangan akan terasa semakin berat ketika harus memarkirkan kendaraannya secara paralel. Butuh keterampilan khusus kala melakukannya.
Inilah persoalannya. Belum tentu setiap pengemudi punya keahlian mengemudi yang baik. Selain itu, tekanan ketika harus memarkirkan kendaraannya secara cepat agar tidak mengganggu lalu-lintas bisa membuyarkan konsentrasi.
Sadar dengan kondisi tersebut, sejumlah produsen mobil saat ini mulai mengembangkan teknologi self parking. Terobosan ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang ingin memarkirkan kendaraan dengan cepat, aman, dan mudah.
Fakta yang ada memang menunjukkan adanya kebutuhan tersebut. Auto.howstuffworks menyebutkan tingkat keterampilan pengemudi dalam memarkirkan kendaraannya berbeda-beda. Terlebih lagi saat parkir paralel. Mereka mencatat rata-rata terdapat kelebihan jarak sekitar 1,8 m setiap mobil saat parkir paralel.
Tentu saja hal tersebut merupakan “pemborosan lahan”. Area parkir yang seharusnya bisa dipakai parkir kendaraan lain jadi tidak bisa digunakan.
Teknologi self parking akhirnya hadir sebagai solusi. Berkat terobosan ini, pengemudi tinggal duduk manis ketika self parking bekerja. Mobil akan terparkir dengan sendirinya.
CARA KERJA
Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan komputer mobil. Setiap merek kendaraan memiliki cara kerja yang berbeda-beda. Namun, prinsip yang digunakan sebenarnya hampir sama.
Akan tetapi, saat ini self parking belum sepenuhnya otonom. Sistem beroperasi dengan memanfaatkan kombinasi komputer dan pengoperasian manual. Namun, pengemudi hanya tinggal menginjak rem saja untuk mengontrol, tanpa perlu menekan pedal gas.
Sistem mulai bekerja ketika pengemudi mengaktifkannya saat melihat ada area parkir yang kosong. Untuk parkir paralel, mobil akan maju dan sejajar dengan mobil di depannya. Begitu posisi dirasa pas, teknologi self parking akan memberikan notifikasi pemberitahuan.
Pengemudi lalu diminta mengubah transmisi ke gigi mundur. Mulai saat itu, kendali setir sepenuhnya ada di komputer mobil. Kendaraan bergerak dan melakukan manuver secara presisi untuk parkir. Saat sudah terparkir dengan baik, akan ada sinyal pemberitahuan kepada pengemudi.
Setelah itu, pengemudi diminta mengubah transmisi dari gigi mundur ke gigi maju. Mobil masih akan bergerak ke depan secara otomatis ketika tahu ada jarak berlebih dengan kendaraan di depannya. Begitu sudah sampai di jarak ideal, mobil akan berhenti otomatis dan parkir paralel benar-benar selesai.
Teknologi self parking ini ada yang mengandalkan sensor yang dipasang di bagian depan dan belakang mobil. Sensor akan mengirim sinyal yang berbalik kembali saat membentur objek. Komputer mobil akan menganalisis sinyal untuk menentukan jarak dengan objek tersebut.
Namun, ada juga self parking yang memanfaatkan kamera. Dengan pengamatan dari kamera, komputer dapat melakukan kalkulasi jarak dan ruang untuk bermanuver. Hasilnya mobil dapat terparkir dengan baik.
Untuk sementara, teknologi self parking belum tersedia di banyak jenis mobil. Namun, ke depan, diyakini fitur ini akan disematkan di berbagai model kendaraan. Mari kita tunggu saja.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiJelajahi 6 Pulau di Indonesia, DUNLOP Direzza DZ102 Temani Ekspedisi Garasi Drift Bersama Subaru BRZ Kuhl Outroad
Garasi Drift bersama Ziko Harnadi dan Dipo Dwiki menjelajahi enam pulau, dari Jawa hingga Sumba, menggunakan Subaru BRZ Kuhl Outroad berbekal ban DUNLOP Direzza DZ102. Usai ekspedisi, mobil ini tampil di IMX 2026 lengkap dengan jejak pasir dari Sumba.
Lihat Detail InformasiDari Pembelian Ban ke Liburan Keluarga di Bali, Tiga Keluarga Rasakan Pengalaman Istimewa Bersama DUNLOP
Lewat program BEYOND THE DRIVE REWARDS, tiga keluarga konsumen DUNLOP memenangkan liburan tiga hari dua malam di Nusa Dua, Bali. Program undian untuk pembelian ban di DUNLOP Shop ini juga menghadirkan ribuan hadiah cashback senilai total ratusan juta rupiah.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Blog
Lihat Detail Informasi6 Kesalahan Perawatan Ban Mobil yang Membuat Umur Ban Lebih Pendek
Kebiasaan sepele bisa membuat ban mobil cepat aus. Kenali 6 kesalahan perawatan ban mobil, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga jarang memeriksa tapak ban, serta tips merawat ban agar lebih awet, nyaman, dan aman digunakan.
Lihat Detail InformasiArti Lampu Indikator Mobil dan Solusi Mengatasinya
Lampu indikator mobil adalah peringatan awal tentang kondisi kendaraan. Pelajari arti indikator check engine, aki, oli, ABS, dan suhu mesin, penyebab lampu dasbor menyala, serta langkah yang perlu dilakukan pengemudi agar tetap aman di jalan.
Lihat Detail InformasiTanda Motor Turun Mesin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya
Turun mesin biasanya diawali gejala yang bisa dikenali sejak dini. Pahami apa itu turun mesin, penyebabnya, tanda-tanda seperti asap putih dan suara mesin kasar, serta cara mencegahnya dengan perawatan rutin.





