Waspadai Penyebab Rem Mobil Blong
Rem mobil harus selalu pakem. Bahaya sekali jika sistem pengereman tidak berfungsi dengan baik. Oleh sebab itu, aneka penyebab rem mobil blong wajib diwaspadai.
Rem seharusnya berfungsi maksimal. Anda wajib untuk melakukan pengecekan ketika terdapat sejumlah tanda yang mencurigakan berikut ini:
â— Pedal rem perlu diinjak dengan dalam agar berfungsi.
â— Muncul getaran yang kencang ketika mengerem.
â— Terdengar bunyi berdecit ketika pedal rem diinjak.
Beberapa kondisi tersebut bisa jadi merupakan indikator rem yang bermasalah. Maka, segera lakukan pengecekan ketika mengalaminya.
Namun, supaya gangguan tersebut tidak muncul, Anda perlu memahami aneka penyebab masalah pada rem. Lalu segera lakukan antisipasi agar rem tidak blong. Inilah beberapa di antaranya:
Masalah Pada Minyak Rem
Rem membutuhkan dukungan minyak rem sebagai pelumas. Oleh sebab itu, masalah pada minyak rem bisa menimbulkan gangguan pada rem.
Problem yang sering dialami ialah kebocoran minyak rem. Hal ini bisa membuat minyak rem habis tanpa disadari. Jika itu terjadi akan sangat berbahaya. Pengereman pasti tidak akan berjalan optimal.
Lihat lampu indikator rem untuk mengidentifikasinya. Namun, bisa juga dengan melakukan pengetesan. Injak rem saat mobil hendak dipakai. Jika rem terasa longgar, bisa jadi minyak rem habis.
Tidak ada salahnya juga untuk melihat kolong mobil. Perhatikan apakah ada tetesan minyak di sana. Kalau rem dalam kondisi baik, hal itu seharusnya tidak ada.
Selain habis, minyak rem yang kotor juga bisa memicu rem blong. Seiring pemakaian, kualitas minyak rem akan berkurang. Kondisinya akan menjadi keruh sehingga rawan memicu kerak.
Hal tersebut berbahaya juga bagi sistem pengereman. Maka, jika memang telah kotor, disarankan untuk segera mengganti minyak rem.
Gangguan Piston Rem
Piston rem memiliki peran penting dalam sistem pengereman. Keberadaan piston memungkinkan ada tekanan hidrolik dari pedal rem untuk menekan kampas rem.
Jika piston rem rusak, maka proses tersebut tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya rem tidak akan pakem, bahkan bisa saja blong.
Disarankan untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi piston rem. Kalau terdapat karat atau keausan, lebih baik segera dilakukan perbaikan.
Namun, masalah pada piston rem bukan itu saja. Kerusakan pada seal piston master rem silinder dapat pula terjadi. Ketika itu terjadi, pengereman tidak akan optimal.
Biasanya kerusakan tersebut muncul akibat pemakaian. Seiring waktu, seal piston rem master akan aus. Ini juga bisa diperparah dengan kondisi minyak rem yang buruk. Maka, pemilihan minyak rem yang berkualitas bisa menjadi solusinya.
Kebocoran Sistem Rem
Sistem rem harus selalu optimal. Jika kebocoran terjadi, maka rem dipastikan tidak akan bekerja dengan baik. Bahkan, bisa jadi blong.
Kebanyakan kebocoran terjadi di master rem mobil. Pemicunya paling sering dikarenakan pemakaian rem yang cukup lama. Misalnya ketika dipakai dalam perjalanan jauh dengan pengereman intensif. Bisa jadi, jika rem tidak diberi kesempatan beristirahat, master rem mobil akan bocor.
Selain di master rem mobil, potensi kebocoran dapat pula muncul di saluran rem mobil. Namun, hal ini biasanya hadir karena kondisi saluran rem mobil yang menua.
Setelah dipakai cukup lama, kinerja dan elastisitasnya dapat berkurang, sehingga bisa bocor. Oleh sebab itu, sebagai antisipasi, diperlukan pengecekan sistem rem secara rutin.
Beberapa penyebab rem mobil blong tersebut wajib diwaspadai. Namun, agar memastikan semua komponen rem berfungsi optimal, lakukan pemeriksaan secara berkala. Lakukan servis setiap 10 ribu kilometer atau 40 ribu kilometer untuk rem hidrolik.
E-Magazine Menarik
Promosi
Lihat Detail InformasiBEYOND THE DRIVE REWARDS Smart Choices Deserve Premium Experiences with DUNLOP & FALKEN (SELESAI)
Every tire purchase at DUNLOP Shop & FALKEN Shop gets you cashback up to IDR 3,000,000 and exclusive gifts!*
Lihat Detail InformasiMELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
MELAJU PENUH KEJUTAN BERSAMA DUNLOP & FALKEN PERIODE: 1 OKTOBER - 31 DESEMBER 2025 (ENDED)
Lihat Detail InformasiKejutan Dunlop Periode 1 Maret - 31 Mei 2025 (Ended)
Kejutan Dunlop 2025 (ENDED)
Siaran Pers
Lihat Detail InformasiJelajahi 6 Pulau di Indonesia, DUNLOP Direzza DZ102 Temani Ekspedisi Garasi Drift Bersama Subaru BRZ Kuhl Outroad
Garasi Drift bersama Ziko Harnadi dan Dipo Dwiki menjelajahi enam pulau, dari Jawa hingga Sumba, menggunakan Subaru BRZ Kuhl Outroad berbekal ban DUNLOP Direzza DZ102. Usai ekspedisi, mobil ini tampil di IMX 2026 lengkap dengan jejak pasir dari Sumba.
Lihat Detail InformasiDari Pembelian Ban ke Liburan Keluarga di Bali, Tiga Keluarga Rasakan Pengalaman Istimewa Bersama DUNLOP
Lewat program BEYOND THE DRIVE REWARDS, tiga keluarga konsumen DUNLOP memenangkan liburan tiga hari dua malam di Nusa Dua, Bali. Program undian untuk pembelian ban di DUNLOP Shop ini juga menghadirkan ribuan hadiah cashback senilai total ratusan juta rupiah.
Lihat Detail InformasiDUNLOP Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui Program Dukungan Karet Alam Berkelanjutan
Melalui Traceability and Transparency Pilot Project (Proyek SNR), DUNLOP dan Halcyon Agri telah mendukung lebih dari 1.000 petani karet alam di Jambi — meningkatkan produktivitas, menaikkan pendapatan, dan mengurangi risiko deforestasi melalui pelatihan, bantuan pupuk, serta pendampingan langsung di lapangan.
Blog
Lihat Detail Informasi6 Kesalahan Perawatan Ban Mobil yang Membuat Umur Ban Lebih Pendek
Kebiasaan sepele bisa membuat ban mobil cepat aus. Kenali 6 kesalahan perawatan ban mobil, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga jarang memeriksa tapak ban, serta tips merawat ban agar lebih awet, nyaman, dan aman digunakan.
Lihat Detail InformasiArti Lampu Indikator Mobil dan Solusi Mengatasinya
Lampu indikator mobil adalah peringatan awal tentang kondisi kendaraan. Pelajari arti indikator check engine, aki, oli, ABS, dan suhu mesin, penyebab lampu dasbor menyala, serta langkah yang perlu dilakukan pengemudi agar tetap aman di jalan.
Lihat Detail InformasiTanda Motor Turun Mesin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya
Turun mesin biasanya diawali gejala yang bisa dikenali sejak dini. Pahami apa itu turun mesin, penyebabnya, tanda-tanda seperti asap putih dan suara mesin kasar, serta cara mencegahnya dengan perawatan rutin.





